ABSENNYA Lionel Messi tidak membuat Luis Enrique risau.
Tanpa sang megabintang, Barcelona kembali mengandalkan Neymar dan Luis Suarez di lini depan.
Hasilnya, kemenangan 3-0 diraih Barcelona saat melumat Villarreal di Nou Camp, kemarin.
Enrique bahkan menyebut sosok Neymar bisa disamakan dengan Ronaldinho, pemain asal Brasil yang juga melambung bersama Barcelona.
Dalam laga itu, Neymar mencetak dua gol dan satu gol lagi dicetak Suarez.
Salah satu gol yang dicetak kapten tim nasional Brasil itu dilakukan dengan cara yang indah.
Ia melewati pemain bertahan Villarreal dengan cara melambungkan bola ke atas kepala sebelum menuntaskan itu menjadi gol.
Aksinya itu mirip aksi Ronaldinho.
Enrique memiliki kesempatan bermain dengan Ronaldinho menjelang akhir kariernya bersama Barca.
Ia merasa bahwa kedua sosok itu memiliki kesamaan dalam urusan membahayakan pertahanan lawan.
"Saya beruntung memiliki kesempatan bermain dengan Ronaldinho dan saya ingat bagaimana kami dikejutkan sebelum pertandingan dengan menonton saat ia melakukan tendangan yang luar biasa. Jenis yang sama terjadi pada Neymar," ujar Enrique.
Opta mencatat gol Neymar itu merupakan yang ketujuh ke gawang Villarreal.
Catatan itu lebih banyak ketimbang pemain Barcelona mana pun.
Neymar juga mampu terlibat dalam 15 gol Barca.
Rinciannya, dia mencatatkan sembilan gol dan juga enam assist.
Terhenti Di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, rekor 20 kemenangan Real Madrid di semua kompetisi terhenti setelah kalah 2-3 dari Sevilla.
Kekalahan itu turut menandai berakhirnya laju apik Los Blancos saat menatap laga el Classico pada 22 November nanti.
Setelah unggul lebih dahulu lewat gol Sergio Ramos, Madrid lantas kebobolan tiga kali lewat Ciro Immobile, Ever Banega, dan Fernando Llorente.
Anak asuh Rafael Benitez itu akhirnya menipiskan skor melalui James Rodriguez pada menit-menit akhir.
"Kami tidak senang dengan hasil ini, tapi kami harus mulai memikirkan el Clasico sekarang. Tidak ada laga yang lebih baik ketimbang itu untuk bangkit. Kami mampu menang. Kami Real Madrid dan kami sudah menunjukkan di La Liga dan Liga Champions bahwa kami mampu tampil baik," ujar pelatih Madrid, Rafael Benitez.
Kekalahan Real Madrid dari Sevilla disertai kabar buruk terkait cederanya Sergio Ramos.
Meski demikian, Ramos yakin bakal fit untuk di el Classico.
Ramos ditarik keluar tak lama setelah mencetak gol yang membawa Madrid unggul pada menit 22.
Dia berhasil menjebol jala Sergio Rico lewat sepakan akrobatik.
Namun, posisi mendaratnya malah membuat bahu kiri kapten Madrid itu cedera.
Ramos akhirnya digantikan Raphael Varane.
"Saya sekarang hanya berpikir soal pemulihan. Saya akan menjalani pemeriksaan pada Selasa, tapi tidak bisa lanjut main hari ini," ujar Ramos di Soccerway.
"Yang paling penting ialah bisa pulih. Akan sangat sulit jika harus tetap ikut timnas Spanyol," sambungnya. (R-1)