Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Arena akan menjadi saksi bisu bentrokan dua kekuatan berbeda dalam final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB. Sang "Raja Futsal Asia", Iran, ditantang sang pendatang baru yang tengah naik daun, tuan rumah Indonesia.
Laga ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan adu taktik dan mental antara pelatih legendaris Vahid Shamsaee dan arsitek bertangan dingin Hector Souto.
Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, mengakui bahwa menghadapi Indonesia di depan pendukungnya sendiri bukanlah perkara mudah. Iran melaju ke final setelah menumbangkan Irak 4-2, namun Shamsaee enggan jemawa meski timnya sudah mengoleksi 13 gelar juara Asia.
"Besok akan menjadi pertandingan yang menarik karena dua hal: suporter Indonesia yang penuh gairah dan motivasi besar tim lawan yang baru pertama kali mencicipi final," ujar Shamsaee dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Jumat (6/2).
Shamsaee memperingatkan anak asuhnya agar tidak bernasib sama dengan Jepang yang tumbang di tangan Indonesia pada semifinal. "Di atas kertas, Jepang mungkin favorit, tapi di lapangan apa pun bisa terjadi. Buktinya, Indonesia berhasil menembus final," tambahnya.
Di sisi lain, pelatih Indonesia Hector Souto tampil sangat tenang. Pria asal Spanyol ini justru melempar beban mental ke pihak lawan. Baginya, status Indonesia sebagai "debutan final" adalah keuntungan karena timnya bisa bermain lepas tanpa beban sejarah.
"Bagaimana mungkin kami tertekan jika ini adalah final pertama kami? Sebaliknya, Iran telah memainkan 105 pertandingan di AFC dan hanya kalah empat kali. Tekanan itu milik mereka," tegas Souto.
Souto menekankan bahwa Iran wajib menang untuk menjaga reputasi besar mereka, sementara Indonesia akan bermain untuk menikmati sejarah. "Futsal itu kesenangan, bukan tekanan. Itu dua hal yang sangat berbeda," imbuhnya.
Langkah Indonesia ke final adalah sebuah anomali yang luar biasa. Setelah mencetak sejarah menembus semifinal untuk pertama kalinya, Garuda langsung melesat ke partai puncak usai menghajar Jepang 5-3.
Meski dukungan suporter akan membakar semangat para pemain, Souto tetap mengingatkan bahwa hasil akhir ditentukan oleh fokus di lapangan selama 40 menit pertandingan. (I-1)
DUKUNGAN terhadap Timnas futsal Indonesia jelang final Piala Asia Futsal 2026 datang dari arah yang tak terduga.
ATMOSFER Indonesia Arena menjadi faktor penting di balik tersingkirnya Jepang dari Piala Asia Futsal 2026.
Mereka juga adalah langganan tim yang bermain di Piala Dunia Futsal, dengan kini mereka ada di peringkat lima dalam ranking FIFA, di bawah Argentina dan Spanyol.
Laga Indonesia vs Jepang itu digelar di Indonesia Arena, Senayan Jakarta, Kamis (5/2). Atas kemenangannya ini, Indonesia akan menghadapi Iran di partai final.
Menurut Indra Sjafri, laga antara Indonesia dan Iran di Piala Asia U-20 adalah pertempuran antarnegara. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat Indonesia bersatu demi lambang Garuda di dada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved