Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN Inter Milan atas Cremonese dalam lanjutan Serie A di Stadion Giovanni Zini pada Senin (2/2) dinodai aksi anarkistis seorang oknum suporter.
Kiper Cremonese, Emil Audero, menjadi korban ledakan kembang api (firework) yang dilemparkan dari tribun pendukung tim tamu pada babak kedua.
Insiden itu bermula pada menit ke-50 saat sebuah kembang api jatuh tepat di dekat Audero. Ledakan keras yang memicu asap pekat tersebut menyebabkan luka sayat dan bekas terbakar di kaki penjaga gawang berusia 29 tahun itu.
Beruntung, setelah mendapatkan perawatan medis di lapangan, Audero dinyatakan mampu melanjutkan pertandingan hingga laga usai.
Kemarahan tidak hanya datang dari pihak lawan, tetapi juga dari sesama pendukung Nerazzurri. Ketegangan sempat pecah di tribun penonton ketika para pendukung Inter lainnya mengecam aksi "serigala tunggal" tersebut yang dianggap membahayakan keselamatan pemain dan mengancam keberlangsungan laga.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera mengungkapkan sebuah fakta ironis. Oknum yang bertanggung jawab atas pelemparan tersebut teridentifikasi setelah ia mendatangi rumah sakit di Cremona dengan kondisi tangan yang hancur. Ia kehilangan tiga jarinya akibat ledakan kembang api kedua yang gagal ia lempar dengan sempurna.
Kini, pelaku tidak hanya harus menanggung cacat permanen, tetapi juga menghadapi tuntutan pidana serta larangan seumur hidup memasuki stadion.
Otoritas liga pun tengah mempertimbangkan sanksi berat bagi seluruh suporter Inter, termasuk potensi larangan menghadiri laga tandang di masa depan.
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, bergerak cepat meredam situasi dengan menyampaikan permohonan maaf resmi kepada pihak Cremonese. Dalam keterangannya kepada Sky Sport Italia, Marotta mengutuk keras perilaku tersebut sebagai tindakan yang mencederai sportivitas.
"Ini adalah tindakan bodoh yang belum pernah saya temui sepanjang karier saya. Sebuah gestur yang sangat anti-sportif. Kami memiliki tugas untuk membangun budaya sepak bola yang sehat dan mencegah situasi seperti ini terulang kembali," tegas Marotta.
Ia juga secara khusus memuji profesionalisme Emil Audero yang tetap bersedia melanjutkan laga meskipun dalam kondisi cedera, sehingga pertandingan dapat diselesaikan dengan tertib.
Di lapangan hijau sendiri, skuat asuhan Cristian Chivu berhasil membawa pulang tiga poin lewat kemenangan 2-0 berkat gol dari Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski di babak pertama. (Football Italia/Ndf/I-1)
Inter Milan meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Cremonese di San Siro dalam laga Serie A.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved