Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR duka menyelimuti jagat sepak bola Tanah Air. Sosok legendaris sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (18/1).
Kepergian pria yang akrab disapa Abah Kuncoro ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga besar klub berjuluk Singo Edan tersebut.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat Kuncoro tengah menjalani pertandingan persahabatan bersama para mantan pemain Arema di Stadion Gajayana, Malang.
Di tengah laga, ia dilaporkan tiba-tiba kolaps atau jatuh tidak sadarkan diri di lapangan. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak tertolong.
Pihak manajemen Arema FC menyampaikan rasa kehilangan yang luar biasa melalui pernyataan resminya. Klub memberikan penghormatan tinggi atas jasa dan loyalitas yang telah diberikan almarhum selama bertahun-tahun, baik sebagai pemain maupun staf kepelatihan.
"Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC. Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah Abah berikan untuk Arema dan sepak bola Indonesia," tulis pernyataan resmi klub melalui akun media sosial @aremafcofficial.
Manajemen juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan," lanjut pernyataan tersebut. (H-2)
ASISTEN Pelatih Arema FC, Kuncoro meninggal dunia terkena serangan jantung di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1) sore. Manajemen mengungkapkan kronologinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved