Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Hasil Rotasi Pemain Gian Piero Gasperini, AS Roma Terdepak dari Coppa Italia usai Kalah 2-3 atas Torino

Media Indonesia
14/1/2026 16:05
Hasil Rotasi Pemain Gian Piero Gasperini, AS Roma Terdepak dari Coppa Italia usai Kalah 2-3 atas Torino
Ilustrasi(asroma.com)

AS Roma harus tersingkir lebih awal di babak 16 besar Coppa Italia 2025/2026 setelah kalah dari tim tamu Torino dengan skor 2-3 di Stadion Olimpico, Roma. Meski demikian, Romanisti menuai harapan dengan penampilan cemerlang Antonio Arena yang baru berusia 16 tahun.

Sejak awal pertandingan, keputusan pelatih Gian Piero Gasperini untuk menyimpang bintang besar Paulo Dybala dan Manu Kone menuai sorotan Romanisti. Alasannya, ia berupaya memberikan kesempatan bagi Leon Bailey dan Matias Soule agar dapat bermain penuh.

Keputusan yang penuh pertaruhan akhirnya memberikan hasil mengecewakan. 

Sejak kick off, tim tamu bermain agresif menekan pertahanan Roma. Upaya ini membuahkan hasil setelah sepakan Che Adams pada menit 35  mambuahkan gol bagi Torino sehingga skor berubah menjadi 0-1. Kedudukan ini bertahan hingga akhir babak pertama. 

Usai turun minum, Mario Hermoso dipasang oleh pelatih Gasperini. Tak lama setelah masuk lapangan, Hermoso menyamakan skor menjadi 1-1. . 

Namun, kegembiraan publik Olimpico tidak bertahan lama. Che Adams melesakkan gol kedua pada menit 52 sehingga Torino unggul 1-2. . 

Pada menit 81, pelatih Roma memasukkan  Antonio Arena, penyerang berusia 16 tahun, untuk menggantikan Leon Bailey. Arena bermain apik dan lmencetak gol melalui sundulan akurat memanfaatkan umpan Wesley.

Gol ini menjadikan Antonio Arena sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol untuk AS Roma di kompetisi resmi, memecahkan rekor sebelumnya. Kedudukan 2-2 hingga menjelang akhir pertandingan. 

Mimpi buruk menghampiri Roma ketika Emirhan Ilkhan berhasil menjebol gawang tuan rumah pada menit 90. Kedudukan 2-3 untuk keunggulan Torino bertahan hingga akhir pertandingan, menutup peluang Roma mengejar ketertinggalan. 

Gaperini menuai kritik tajam atas keputusannya melakukan rotasi pemain dalam kompetisi penting. Sebaliknya, bagi Torino, kemenangan ini modal berharga sebelum mereka kembali berhadapan dengan Roma di ajang Serie A akhir pekan nanti. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya