Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket

Ferdian Ananda Majni
13/12/2025 20:09
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket
Ilustrasi.(Freepik)

PARA penggemar yang ingin menyaksikan final Piala Dunia tahun depan harus merogoh kocek sangat dalam. Tiket kategori pendukung dibanderol dimulai dari £3.119 (sekitar US$4.185 atau Rp70 juta).

Kelompok Football Supporters Europe (FSE) menyatakan terkejut atas kebijakan harga FIFA yang dinilai sangat mahal. Informasi harga tersebut mulai terungkap pada Kamis (11/12) ketika FIFA memberi tahu asosiasi nasional mengenai alokasi tiket mereka. 

Penaikan itu membuat tiket termurah untuk turnamen bergengsi FIFA itu melonjak hampir tujuh kali lipat dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar. Ketika di Qatar, tiket umum termurah dijual £450 atau US$576.

BBC Sport melaporkan, kemarin, bahwa harga di tribun standar pendukung mencapai £4.162 (US$5.560 atau Rp93,1 juta), jauh lebih tinggi daripada £747 atau US$956 pada 2022. Tribun premium pendukung dibanderol £6.615 (US$8.860 atau Rp148,9 juta), dibandingkan £1.197 atau US$1.532 di Stadion Lusail tiga tahun lalu.

FSE menyerukan penghentian proses penjualan tiket. Menurutnya, ketidaktersediaan kategori harga termurah sebagai pengkhianatan besar terhadap tradisi Piala Dunia, karena mengabaikan kontribusi pendukung terhadap tontonan itu. 

Penjualan tiket tahap ketiga dimulai Kamis sore. Pada Senin (15/12), anggota klub pendukung nasional dapat mengikuti undian acak untuk tiket pertandingan tunggal atau paket mengikuti tim hingga final. 

Berbeda dari edisi sebelumnya, harga pertandingan babak grup kini ditentukan berdasarkan tingkat daya tarik, bukan tarif tetap. Sama seperti pada 2022, kategori empat tidak tersedia untuk pendukung internasional, karena tiket tersebut dialokasikan untuk penjualan umum dengan harga dinamis.

FSE menilai FIFA perlu mengevaluasi kebijakan harga. FIFA harus melakukan konsultasi dengan semua pihak yang terdampak dan meninjau harga tiket serta distribusi kategori hingga ditemukan solusi yang menghormati tradisi, universalitas, dan signifikansi budaya Piala Dunia.

FSE juga menyoroti tabel harga yang secara bertahap dan rahasia dirilis FIFA, yang membuat tiket alokasi Asosiasi Nasional berada pada tingkat yang sangat tinggi. 

"Pendukung tim nasional diharapkan membayar jumlah penuh ini pada awal 2026 untuk memiliki kesempatan mengikuti tim mereka hingga final," tulisnya.

FSE menambahkan bahwa kategori harga terendah tidak tersedia bagi pendukung setia timnas, karena FIFA mencadangkan sebagian kecil tiket kategori empat untuk penjualan umum menggunakan skema harga dinamis. Mereka juga menyoroti kebijakan baru yang menghapus harga tetap untuk seluruh pertandingan babak grup. 

"FIFA memperkenalkan kebijakan penetapan harga variabel yang bergantung pada kriteria tidak jelas seperti daya tarik pertandingan yang dirasakan," tambah FSE. Akibatnya, penggemar dari tim berbeda harus membayar harga berbeda untuk kategori sama pada tahap turnamen yang sama, tanpa penjelasan transparan mengenai struktur harga tersebut. 

FSE juga mempertanyakan janji FIFA sebelumnya. "Dokumen penawaran yang dirilis pada 2018 menjanjikan tiket dengan harga serendah US$21. Di mana tiket-tiket ini sekarang? Perjalanan penuh menuju final, menurut buku penawaran yang sama, seharusnya seharga US$2.242 di kategori termurah. Janji ini sudah lama hilang," pungkasnya. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik