Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
IVAR Jenner, nama yang kini semakin dikenal di dunia sepak bola Indonesia. Pemain muda berbakat ini bukan hanya soal skill di lapangan, tapi juga cerita inspiratif tentang perjuangan dan dedikasi. Dari Belanda ke panggung internasional bersama Garuda, Ivar Jenner membuktikan bahwa mimpi besar bisa jadi kenyataan. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang perjalanan Ivar Jenner!
Ivar Jenner lahir di Utrecht, Belanda, pada 10 Januari 2004. Dengan tinggi 186 cm, ia bermain sebagai gelandang tengah yang tangguh. Meski dibesarkan di negeri kincir angin, darah Indonesia mengalir kuat di nadinya. Ayahnya punya akar dari tanah air kita, membuat Ivar Jenner punya ikatan emosional dengan Indonesia sejak kecil.
Karier Ivar Jenner dimulai di akademi Ajax Amsterdam saat usia 10 tahun. Ia pindah ke FC Utrecht pada 2016 dan menandatangani kontrak profesional pertama pada Mei 2021. Di Jong Utrecht, tim cadangan, ia sudah tampil di 58 laga sebelum akhirnya cetak gol profesional pertamanya pada September 2025 melawan RKC Waalwijk. Gol keras dari luar kotak penalti itu? Kelas dunia!
Pada Oktober 2022, Ivar Jenner bersama Justin Hubner mulai proses naturalisasi untuk bela Timnas Indonesia U-20. Ia debut untuk U-20 melawan Prancis U-20, meski kalah 0-6. Langkah besar datang pada 22 Mei 2023, saat ia resmi jadi warga negara Indonesia. Hanya beberapa hari kemudian, panggilan pertama ke tim senior tiba!
Ivar Jenner debut senior pada 14 Juni 2023 melawan Palestina, imbang 0-0. Lalu, start pertamanya lawan Argentina. Sampai Maret 2025, ia sudah kumpulkan 19 caps untuk senior tanpa gol. Tapi, di level U-23, ceritanya beda. Ia bantu Indonesia lolos ke Piala Asia U-23 2024 untuk pertama kali sejarah.
Siapa yang tak ingat 12 September 2023? Di Stadion Manahan, Solo, Ivar Jenner cetak gol internasional pertamanya! Saat itu, Timnas U-23 Indonesia hadapi Turkmenistan di laga pamungkas Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2024. Menit ke-40, Arkhan Fikri umpan ke Ivar Jenner yang berdiri bebas.
Dengan tendangan jarak jauh, bola sempat membentur bek lawan dan berbelok arah. Kiper Turkmenistan tak berkutik! Skor 1-0 untuk Indonesia, dan itu gol debut Ivar Jenner untuk timnas. Indonesia menang 2-0, lolos sebagai juara grup dengan 6 poin. "Saya sangat senang bisa cetak gol untuk buat skor 1-0," kata Ivar Jenner usai laga. Momen itu bukan cuma gol, tapi bukti perjuangannya mewakili Indonesia.
Sebelum gol internasional itu, Ivar Jenner debut U-23 pada 29 Agustus 2023 lawan Chinese Taipei, menang telak 9-0. Di senior, ia bantu Indonesia capai babak gugur Piala Asia AFC 2023 pertama kali. Kini, sebagai kapten Timnas U-23 sejak 2025, Ivar Jenner dapat pujian dari pelatih Mali atas permainannya yang solid 90 menit penuh.
Di klub, gol profesional pertamanya di Liga Belanda jadi penantian panjang yang terbayar. Setelah 57 laga tanpa gol, tembakan kerasnya di menit 73 lawan RKC Waalwijk bikin Jong Utrecht menang 2-0. Ini sinyal positif buat Timnas Indonesia!
Ivar Jenner bukan pemain biasa. Ia gabungkan teknik Belanda dengan semangat Garuda. Dengan usia 21 tahun, ia punya potensi besar untuk bawa Indonesia lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia atau AFF. Bagi fans, Ivar Jenner adalah contoh bahwa keturunan bisa jadi pahlawan. Ikuti terus perjalanannya, siapa tahu gol internasional berikutnya datang lebih cepat!
(P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved