Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANDINGAN lanjutan Liga 1 BRI Super League 2025/2026 Persijap Jepara vs Semen Padang di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (20/11) sore berakhir 1-2, terjadi jual beli serangan sejak menit pertama Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan Kabau Sirah.
Sejak menit awal babak pertama pertandingan Persijap Jepara tampil denda kostum merah vs Semen Padang mengenakan hersei hitam sudah menunjukan permainan yang cukup menarik, jual beli serangan kedua kesebelasan hingga menciptakan beberapa peluang yang mengancam gawang lawan.
Baik tim tuan rumah Persijap Jepara berjuluk Laskar Kalinyamat dengan Kapten Sudi Abdallah maupun tim tamu Semen Padang berjuluk Kabau Sirah dengan Kapten Leo Guntara, tidak hanya jual beli serangan, permainan keras dan ngotot untuk menciptakan gol menjadikan permainan cukup panas hingga Dudi Abdallah menerima kartu kuning pada menit ke-9.
Situasi semakin keras ketika masuk menit ke-23, pemain Laskar Kalinyamat Najeeb Yakubu mendapatkan kartu merah dan dikeluarkan dari lapangan akibat tekel keras terhadap pemain Kabau Sirah, hingga Persijap Jepara hanya menyisakan 10 pemain yang harus bekerja keras menghadapi gempuran tim tamu Semen Padang.
Menang jumlah pemain atas tyan rumah, memberikan kesempatan bagi Semen Padang terus menggempur Persijap Jepara, hingga pada menit ke-27 tembakan keras Pedro Matos dari luar kotak penalti berhasil menggetarkan gawang Persijap dan kedudukan 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Bermain keras juga dilakukan tim tamu, pada menit ke-31 pemain Semen Padang Abrizal Umanailo mendapat kartu kuning pertama, meskipun kalah jumlah pemain Persijap Jepara tetap berjuang membangun serangan demi serangan, pada menit ke-43 Sudi Abdallah berhasil melepaskan tembakan terukur dan menjebol gawang lawan hingga kedudukan imbang 1-1.
Di perpanjang waktu, pada menit 45+4 pemain Semen Padang Rian juga diganjar kartu kuning, bahkan hingga waktu tambahan habis dan wasit meniup peluit jeda kedudukan babak pertama tetap imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Semen Padang semakin agresif dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga serangan semakin menusuk ke pertahanan Persijap Jepara dan pada menit ke-65, kombinasi serangan cepat menghasilkan tembakan Pedro Matos yang berhasil ditepis kiper Sendri Johansah, namun bola rebound jatuh ke kaki Armando Oropa yang tanpa kesulitan melesakan bolake gawang hingga mengubah skor menjadi 1-2.
Tertinggal 1-2, Persijap mencoba membalas dengan kembali membangun serangan, namun sejumlah serangan diluncurkan tidak membuahkan hasil dan mengalami kesulitan menciptakan peluang berbahaya membuat gawang Semen Padang aman hingga peluit panjang ditiupkan wasit. (H-4)
Meskipun tanpa penonton dua kesebelasan menunjukkan kualitas tim.
Tambahan tiga poin mengokohkan posisi Persija di posisi kedua klasemen sementara Super League dengan 29 poin. Sedangkan PSIM tertahan di posisi keempat dengan 22 poin.
Meski tampil cukup dominan saat melawan PSIM, Persija baru bisa mencetak gol lewat Maxwell pada menit ke-78. Allano menggandakan keunggulan Macan Kemayoran pada menit ke-90+5.
Pada pertandingan itu, Van Gastel memberi kesempatan debut kepada kiper ketiga PSIM Khairul Fikri. Pelatih asal Belanda itu pun cukup puas dengan penampilan kiper pelapis itu.
PELATIH Persija Jakarta Mauricio Souza angkat bicara soal tudingan bahwa wasit dalam pertandingan Persija Jakarta vs Persik berat sebelah. Tudingan tersebut dilayangkan dari kubu Persik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved