Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
CARA menggiring bola adalah seni utama dalam sepakbola. Pemain hebat seperti Lionel Messi, Neymar, atau Cristiano Ronaldo menguasai lapangan berkat dribbling yang mematikan. Artikel ini akan membahas teknik dasar, latihan bertahap, tips profesional, hingga cara mengatasi kesalahan umum—semuanya disajikan mudah dipahami untuk anak SMP hingga dewasa.
Menggiring bola adalah teknik menggerakkan bola dengan kaki sambil berjalan, berlari, atau mengubah arah. Tujuannya:
Cara menggiring bola yang baik membuat kamu terlihat seperti "mengendarai" bola, bukan sekadar menendangnya.
Tanpa kemampuan menggiring bola, kamu akan mudah kehilangan penguasaan. Berikut manfaatnya:
Setiap bagian kaki punya fungsi berbeda. Kuasai semuanya agar dribbling lebih variatif.
Cara menggiring bola paling dasar dan aman. Gunakan untuk:
Contoh: Saat berlari di sayap, gunakan inside foot untuk menjaga bola tetap di kaki dominan.
Untuk mengubah arah cepat atau mengecoh lawan.
Tips: Pemain seperti Robben sering pakai outside foot untuk menusuk ke dalam dari sayap kanan.
Untuk kecepatan tinggi atau sprint.
Untuk berhenti mendadak atau mengelabui lawan.
Contoh trik: "La Croqueta" ala Iniesta—pindah bola dari kaki kanan ke kiri dengan telapak.
Untuk kejutan atau umpan belakang. Jarang dipakai, tapi efektif saat terjepit.
Teknik kaki saja tidak cukup. Tubuh harus mendukung:
Latihan dari mudah ke sulit. Lakukan 3-4 kali seminggu, masing-masing 20-30 menit.
Buat dua cone berjarak 3 meter. Giring bola berbentuk angka 8. Latih kedua arah.
Cone berjarak 1,5 meter. Giring zigzag dengan outside dan inside foot bergantian.
Main di area 5x5 meter. Tugas: jaga bola selama 30 detik tanpa keluar garis.
Ganti bola sepak dengan bola tenis. Ini melatih sentuhan halus dan kontrol.
Latih di depan cermin atau rekam video. Perbaiki posisi tubuh dan sentuhan.
Giring bola 15 meter, lalu akhiri dengan tendangan ke gawang kecil. Latih akurasi.
| Kesalahan | Dampak | Cara Mengatasi |
|---|---|---|
| Melihat bola terus | Tidak tahu posisi lawan | Latih "head up" dengan cone acak |
| Bola terlalu jauh | Mudah direbut | Sentuh bola setiap 1 langkah |
| Hanya pakai 1 kaki | Predictable | Latih kaki lemah 10 menit/hari |
| Badan tegak kaku | Kehilangan keseimbangan | Tekuk lutut, condong ke depan |
Pelajari 3 trik sederhana yang bisa dipraktikkan:
Lingkarkan kaki di atas bola tanpa menyentuh, lalu percepat ke arah lain.
Goyangkan bahu/punggung ke satu arah, lalu lari ke arah berlawanan.
Tarik bola ke belakang dengan telapak, lalu dorong ke samping dengan inside foot.
Cara menggiring bola bukan bakat bawaan—semua bisa dipelajari dengan latihan teratur. Mulai dari teknik dasar, tingkatkan ke variasi, lalu tambahkan trik. Dalam 2-3 bulan, kamu akan melihat perbedaan besar di lapangan.
"Pemain terbaik bukan yang paling kuat, tapi yang paling menguasai bola." – Johan Cruyff
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved