Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSKAS Award merupakan penghargaan sepak bola tahunan yang diberikan oleh FIFA kepada pemain yang dinilai telah mencetak gol yang paling estetis atau “paling indah” dalam setahun.
Penghargaan ini pertama kali diberikan pada tahun 2009 dan dinamai sesuai dengan nama striker legendaris Hungaria dan Real Madrid, Ferenc Puskás, yang aktif pada dekade 1950-an dan 1960-an. Dari tahun 2009 hingga 2023, penghargaan ini terbuka untuk pemain pria dan wanita. Untuk tahun 2024, penghargaan baru diciptakan, yaitu Penghargaan Marta untuk Gol Terbaik Wanita Tahun Ini, dan Penghargaan Puskas kini hanya diberikan kepada pemain pria.
Kriteria FIFA Puskas Award dan Proses Seleksi
Ada beberapa kriteria untuk Penghargaan Puskas. Secara utama, penghargaan ini diberikan tanpa memandang kewarganegaraan, etnis, jenis kelamin, atau agama. Selain itu, gol tersebut tidak boleh merupakan hasil keberuntungan, seperti pantulan dari pemain bertahan. Tentu saja, gol tersebut juga harus terekam dalam video.
Penghargaan ini awalnya ditentukan sepenuhnya melalui voting penggemar. Namun, setelah hasil yang kontroversial pada 2018, FIFA mereformasi sistem voting. Mulai 2019, proses seleksi kini menggabungkan voting publik dengan masukan dari panel legenda sepak bola yang dipilih oleh FIFA. (H-4)
pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani tidak pernah membayangkan gol jarak jauhnya ke gawang Arema FC masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025.
Rizky Ridho masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025 dan bersaing dengan bintang top dunia. FIFA menegaskan suara suporter sangat menentukan dengan porsi 50% dalam penilaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved