Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Romano Floriani Mussolini, cicit dari diktator Italia Benito Mussolini, merayakan debut tak terlupakan di Serie A setelah membantu Cremonese menang 3-2 atas Sassuolo, Jumat (29/8) waktu setempat. Laga tersebut juga menjadi duel antara penggawa Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi (Cremonese) melawan Jay Idzes (Sassuolo).
Floriani, yang mengenakan nama "Romano" di punggungnya, masuk menggantikan Alessio Zerbin pada menit ke-82 di Stadio Giovanni Zini.
Ia tampil impresif sebelum dilanggar Alieu Fadera di masa tambahan waktu, yang berbuah penalti bagi Cremonese. Eksekusi Manuel De Luca memastikan tim promosi itu meraih enam poin sempurna dari dua laga dan memuncaki klasemen sementara Serie A.
“Banyak hal terjadi dalam waktu singkat. Saya rasa tidak akan pernah melupakan malam ini karena sejak lama saya bermimpi bisa tampil di Serie A,” ujar Floriani Mussolini dikutip dari AFP.
“Target saya adalah memberi perbedaan, dan saya senang bisa melakukannya.”
Laga tersebut sempat berjalan dramatis setelah Sassuolo bangkit dari ketertinggalan dua gol di babak pertama. Andrea Pinamonte dan penalti Domenico Berardi yang juga didapatkan lewat aksi Fadera sempat membuat skor imbang 2-2, sebelum De Luca memastikan kemenangan Cremonese.
Floriani Mussolini merupakan putra Alessandra Mussolini, mantan anggota parlemen Italia dan Eropa sekaligus cucu Benito Mussolini. Pemain berusia 22 tahun itu kini berstatus pinjaman dari Lazio setelah sebelumnya membela Roma di level junior.
Musim lalu, ia tampil di Serie B bersama Juve Stabia, di mana gol perdananya sempat dirayakan sebagian suporter dengan salam fasis.
Selain Floriani, Cremonese berpotensi mendatangkan nama besar lain. Mantan penyerang Leicester City dan juara Liga Inggris, Jamie Vardy, dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk bergabung sebagai pemain bebas transfer.
Milan Bangkit
Di pertandingan lain, AC Milan bangkit setelah kekalahan bersejarah dari Cremonese di San Siro pekan lalu. Rossoneri meraih kemenangan 2-0 atas Lecce di Stadio Via del Mare berkat gol Ruben Loftus-Cheek dan Christian Pulisic pada babak kedua.
Loftus-Cheek membuka keunggulan lewat sundulan tipis hasil umpan bebas Luka Modric pada menit ke-66. Gol tersebut memecah kebuntuan setelah dua gol Milan sebelumnya dianulir VAR, yakni sundulan Matteo Gabbia yang dinilai melanggar dan penyelesaian Santiago Gimenez yang sedikit offside.
Pulisic memastikan tiga poin empat menit sebelum laga usai. Memanfaatkan kesalahan lini belakang Lecce, pemain asal Amerika Serikat itu menusuk ke kotak penalti dan menuntaskan peluang dengan tenang.
Dengan hasil ini, Milan menyamai catatan enam poin bersama enam tim lain, tertinggal tiga poin dari Cremonese yang masih bertahan di puncak klasemen sementara Serie A. (Ndf)
Laga antara Parma dan Cremonese menjadi sangat krusial bagi kedua tim yang sama-sama terluka setelah menelan kekalahan telak 4-1 di pekan sebelumnya.
Fiorentina sukses mencuri poin penuh usai melibas Cremonese 4-1 dalam lanjutan Serie A 2026 di Stadio Giovanni Zini.
Cremonese saat ini menempati peringkat ke-18 klasemen Serie A dengan koleksi 24 poin, hanya terpaut satu angka dari Fiorentina yang berada tepat di atas mereka (peringkat 17).
Pertarungan sengit zona degradasi Serie A antara Lecce vs Cremonese di Stadio Via del Mare. Cek prediksi skor, kondisi pemain, dan statistik kunci di sini.
AC Milan raih kemenangan krusial 2-0 atas Cremonese lewat gol drama menit akhir. Massimiliano Allegri puji perjuangan skuadnya jelang lawan Inter Milan.
Bintang AC Milan, Rafael Leao, mengirim pesan peringatan jelang Derby della Madonnina usai pahlawan kemenangan atas Cremonese.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved