Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Borneo FC mengawali langkah di Super League 2025/2026 dengan tiga poin setelah menundukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (8/8). Laga Borneo vs Bhayangkara FC berakhir dengan skor 1-0.
Kemenangan itu tidak hanya mengamankan tiga poin perdana tetapi juga memperpanjang rekor positif Pesut Etam di laga pembuka selama lima musim beruntun. Gol tunggal lahir pada menit ke-65 lewat sepakan kaki kiri Mariano Peralta dari luar kotak penalti, memanfaatkan assist Kei Hirose. Tendangan akurat tersebut tak mampu dijangkau kiper Bhayangkara FC, Awan Setho.
Dengan hasil tersebut, Borneo FC belum pernah kalah dalam sembilan pertandingan beruntun sejak musim lalu. Mereka juga selalu mencetak gol di periode tersebut.
Terakhir kali Pesut Etam gagal menjebol gawang lawan adalah pada Maret lalu saat takluk 0-1 dari PSBS Biak. Setelah itu, gawang lawan tak pernah luput dari ancaman para pemain Pesut Etam.
Bagi Peralta, gol itu menjadi pembuka rekening musim keduanya bersama Borneo FC. Musim lalu, penyerang asal Argentina tersebut menorehkan sembilan gol dan 13 assist dan kini kembali menunjukkan ketajamannya di laga perdana.
Pertandingan sendiri berlangsung ketat sejak awal. Bhayangkara FC, yang baru promosi ke kasta tertinggi, tampil agresif lewat serangan dari sektor sayap sedangkan Borneo FC mencoba mengatur tempo dan membangun serangan terukur.
Kiper Borneo FC, Nadeo Arga Winata, menjadi salah satu kunci kemenangan dengan enam penyelamatan penting, termasuk menghalau tendangan backheel Ryan Kurnia.
Di babak pertama, Borneo mendominasi penguasaan bola 52% dan menciptakan beberapa peluang emas.
Bhayangkara juga sempat mengancam lewat sepakan jarak jauh dan skema bola mati namun skor kacamata bertahan hingga babak kedua sebelum gol Peralta memastikan tiga poin untuk tuan rumah.
Dewa United menggencarkan serangan baik melalui umpan-umpan lambung yang menusuk jantung pertahanan Bhayangkara maupun melalui umpan satu dua
OSS bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan instrumen reformasi birokrasi yang harus mampu memangkas proses berlebihan, mengurangi celah regulasi.
Bhayangkara Presisi Lampung FC bermain imbang dengan Persita Tangerang dengan skor 1-1.
BHAYANGKARA Presisi Lampung FC mengamankan kemenangan penting di pekan ke-10 Super League 2025/2026 dengan hasil skor 2-0 dalam pertandingan Bhayangkara FC vs Persijab
Dalberto Luan menjadi penentu kemenangan Arema FC, ketika pemain asal Brasil itu mencetak gol keduanya ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC melalui titik penalti pada menit ke-90+7.
BHAYANGKARA Presisi Lampung FC gagal meraih poin di laga pembuka Super League 2025/2026 setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (8/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved