Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Indonesia menelan kekalahan 3-2 dari Afghanistan dalam pertandingan uji coba pertama mereka di Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (25/5) malam WIB. Pelatih Shin Tae-yong menilai banyak kekurangan tim yang harus diperbaiki mulai dari lini pertahanan hingga kesalahan passing.
"Bicara mengenai itu, pertama untuk stopper, banyak kekurangan di sana, tetapi dengan adanya pemain seperti sekarang, kita harus perbaiki satu demi satu," kata Shin dilansir laman resmi PSSI.
"Kemudian passing dalam pertandingan. Kalau dilihat juga kekurangan ada saat tidak bisanya melakukan serangan balik yang baik, itu yang akan diperbaiki satu demi satu. Secara keseluruhan, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” tambahnya.
Baca juga: Masuk Sebagai Pemain Cadangan Kontra Afghanistan, Egy Gemilang
Memainkan formasi 4-4-2, Shin Tae-yong memberikan kepercayaan kepada Adi Satryo untuk berdiri di bawah mistar sebagai starter. Di depan Adi terdapat empat bek, yakni Firza Andika, Rachmat Irianto, Andy Setyo, dan Rifad Marasabessy.
Sedangkan di sektor tengah, Tae-yong mempercayakannya kepada Osvaldo Haay, Ady Setiawan, Yakob Sayuri, dan Witan Sulaeman untuk menopang barisan depan yang diisi Saddam Gaffar dan M Rafli.
Indonesia harus tertinggal tiga gol lebih dulu dari Afghanistan. Tim asuhan Shin Tae Yong itu kebobolan pada menit keenam, menit ke-43, dan menit ke-49.
Indonesia mampu membalas dua gol yang diciptakan Egy Maulana Vikri pada menit ke-59 usai meneruskan umpan terukur dari Kushedya Hari Yudo.
Sedangkan, gol kedua timnas Garuda dilesakkan Adam Alis Setyano usai memaksimalkan umpan tendangan bebas Egy Maulana Vikri pada menit ke-64.
"Jadi kita berusaha untuk memainkan seluruh pemain, dan juga selama satu tahun enam bulan tidak bergulirnya kompetisi di Indonesia, tapi kita bisa bilang ini sebagai awal. Ini merupakan perkembangan yang sangat baik," ujarnya.
"Babak pertama kita memang kemasukan tiga gol, namun di babak kedua kita bisa mengejar kembali, untuk mencetak dua gol, di situ saya melihat kegigihan dari para pemain, dan saya berterima kasih atas usahanya,” kata pelatih asal Korea Selatan itu.
Kekalahan timnas Indonesia dengan skor 2-3 dari Afghanistan itu menjadi bahan evaluasi berharga bagi Shin Tae Yong untuk membenahi skuadnya jelang melakoni Kualifikasi Piala Dunia 2022.
"Kami harus lebih banyak meningkatkan fisik, itu yang terpenting. Namun sebelum kesana, kita akan mengadakan meeting team terlebih dahulu, semoga kami bisa memperoleh hasil positif,” pungkas Shin. (OL-1)
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Indonesia di SEA Games 2025 tergabung di satu pool bersama Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved