Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Setan Merah Dibanjiri Kritikan

Akmal Fauzi
06/11/2020 00:40
Setan Merah Dibanjiri Kritikan
Manchester United vs Istanbul Basaksehir di pertandingan fase grup Liga Champions(AFP)

MANCHESTER United gagal meraih kemenangan ketiganya di fase grup Liga Champions kemarin dini hari WIB. Secara mengejutkan, ‘Setan Merah’ kalah 1-2 dari klub nonunggulan asal Turki, Istanbul Basaksehir.

Penampilan United dalam laga yang berlangsung di Basaksehir Fatih Terim Stadium itu pun menuai banyak kritikan. Salah satu dari yang
mengeluhkan kekalahan itu ialah mantan pemain United, Paul Scholes.

Menurutnya, bekas timnya itu bertahan dengan cara yang memalukan. “Itu seperti sepak bola usia di bawah 10 tahun. Pertahanan apa yang kami lakukan, saya tak paham. Gol itu lucu, menggelikan,” kata Scholes.

Saat menghadapi tim tuan rumah, United memang lebih dominan. Namun, mereka kebobolan lebih dulu di menit ke-13. Saat itu United kehilangan bola dan momen tersebut langsung dimanfaatkan Baseksehir. 

Serangan balik dilancarkan dan Demba Ba menerima umpan dari rekannya dan tidak dihadang pemain United Nemanja Matic yang berada
didekatnya.

Alhasil, Ba dengan bebasnya berlari menuju gawang yang dijaga Dean Henderson tanpa adanya pengawalan dan mencetak gol. Usai tertinggal, United tampil lebih menekan. Tapi, pada menit ke-40, Basaksehir justru berhasil menambah keunggulannya via aksi Edin Visca.

Skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer baru bisa mencetak gol ketika babak pertama hanya menyisahkan dua menit lagi. Anthony Martial berhasil mencetak gol usai meneruskan umpan dari Luke Shaw.

Seusai pertandingan, Solskjaer geram. Lini pertahanan yang buruk dinilai jadi faktor kekalahan.

“Gol yang pertama itu tak termaafkan, itu tanggung jawab saya. Anda tak melihat gol semacam itu pada level ini. Anda tak boleh kebobolan gol semudah itu. Ketika Anda melakukannya, membuat pertandingan jauh lebih sulit untuk dimenangkan,” kata Solskjaer
yang juga mantan pemain klub yang kini ditanganinya.

Kekalahan United kini membuat persaingan di Grup H Liga Champions menjadi semakin ketat. United masih memuncaki klasemen Grup H dengan koleksi enam poin, sama seperti RB Leipzig, yang di pertandingan lain mengalahkan PSG dengan skor 2-1.

Sementara itu, pada Sabtu (7/11), United sudah ditunggu Everton dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Kekalahan lainnya akan membuat posisi Solskjaer berada di ujung tanduk, dengan banyak orang memprediksi ia akan dipecat sebagaimana Mauricio Pochettino difavoritkan jadi pengganti.


Tidak puas

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, tak puas dengan performa anak asuhnya, meski mampu mengalahkan Dynamo Kyiv 2-1 pada lanjutan Grup G Liga Champions di Camp Nou, kemarin dini hari WIB. Menurutnya, Blaugranajulukan Barcelona-belum konsisten memperlihatkan penampilan terbaik.

“Secara umum, kami baikbaik saja. Tetapi, kami harus bermain lebih baik. Kami harus lebih baik ketika bermain tanpa bola (bertahan),” kata Koeman.

Lionel Messi membawa Barcelona unggul lebih dulu dari titik putih sebelum Gerard Pique menambah skor untuk tuan rumah. Kapten Dynamo
Kyiv Viktor Tsygankov sempat memperkecil angka, namun keunggulan 2-1 untuk Barcelona bertahan sampai usai.

Koeman menambahkan, Barcelona cukup beruntung bisa menang. Menurutnya, Barca terlalu banyak membiarkan ruang terbuka di lini pertahanan mereka dan membuat lawan bisa menciptakan peluang.

Namun, Dynamo Kiev gagal memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan pada laga itu. (BTSport/Marca/R-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya