Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
LIGA Primer Inggris direncanakan akan kembali bergulir 8 Juni dan selesai pada 27 Juli tanpa dihadiri oleh penonton untuk mencegah penularan virus korona atau covid-19.
Seperti diketahui, Liga Primer musim 2019/2020 yang ditunda sejak 13 Maret lalu menyisakan 92 laga. Liverpool yang memuncaki klasemen sementara hanya butuh dua kemenangan untuk meraih trofi pertama kali dalam tiga dekade terakhir.
The Times melaporkan petinggi liga primer dan badan olahraga lainnya telah bertemu pemerintah Inggris untuk meminta persetujuan melanjutkan kompetisi. Pihak liga primer akan melanjutkan kompetisi ketika ada lampu hijau dari pemerintah.
Para petinggi liga primer bersama para pemegang saham juga telah memaparkan rencana untuk melanjutkan kembali kompetisi. Setiap pertandingan akan dimainkan secara tertutup dengan maksimal 400 orang, termasuk media massa. Namun, dengan catatan mereka harus dites terlebih dahulu dan dinyatakan negatif covid-19.
Lalu, di stadion tertentu akan ada pengurangan orang yang terlibat dalam pertandingan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan alat tes covid-19 di Inggris.
Selain itu,akan ada fasilitas tambahan yang menjamin adanya jaga jarak antara pemain. Para pemain diminta untuk latihan secara terpisah dan sudah siap dengan kostum mereka masing-masing.
Petinggi liga primer juga merencanakan untuk menggelar musim 2020/2021 pada 22 Agustus.
Saat ini melanjutkan kompetisi masih menjadi opsi utama. Klub liga primer tak ingin mengikuti langkah liga Belanda atau Eridivisie yang membatalkan laga, karena akan menjadi mimpi buruk bagi keuangan klub.
Pihak liga primer pun berencana memberikan pinjaman darurat bagi setiap klub sebesar 10 juta pound per klub. Para klub juga telah melakukan pengiritan dengan memotong gaji pemain.
Aston Villa, Arsenal, West Ham, Southampton, Sheffield United memotong gaji para pemain untuk membantu finansial klub selama masa krisis. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved