Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT sepak bola Akmal Marhali mengaku prihatin dengan kekalahan timnas Indonesia dengan klub lokal, Persita Tangerang pada laga uji coba, kemarin. Menurutnya, dengan label timnas harusnya bisa mengalahkan tim promosi Liga 1 dengan mudah.
"Sebenarnya kalau mau subjektif, ya melawan klub lokal, yang namanya timnas ya harus menang," kata Akmal, ketika dihubungi, Sabtu (23/2).
Namun, ia menyadari hasil positif tak serta merta diraih ketika pemain yang mengikuti pemusatan latihan ini telah mengalami kelelahan dan kehilangan pemain pilar yang dipanggil klub.
"Memang ada kelelahan dan pemain yang dipulangkan membuat timnas tanpa skuad terbaik. Persita juga lebih dulu membangun tim," kata Akmal.
Baca juga : Dibantai Persita, Ketum PSSI Beri Catatan untuk Shin Tae-yong
Selain itu, Akmal mengatakan pemain yang mengikuti pemusatan latihan kali ini bukanlah pilihan manajer pelatih Shin Tae-yong sendiri. Maka dari itu, ia mengatakan Shin Tae-yong bisa saja tidak sreg dengan pilihan yang ada.
"Ini kan skuad pilihan Direktur Teknik. Mudah-mudahan nanti Shin Tae-yong bisa melihat pemain ketika mulainya kompetisi pada 29 Februari nanti. Sehingga, Shin Tae-yong memilih sendiri pemainnya sesuai dengan kriterianya," kata Akmal.
Lebih lanjut, Akmal mengatakan Shin Tae-yong sendiri juga tidak puas dengan level fisik dan skill olah bola Irfan Bachdim, dan kawan-kawan. Ia berharap kekalahan ini bisa jadi modal berharga untuk pemain timnas nantinya.
"Ya, harusnya pemain sadar ya dengan kekalahan ini. Mereka harus tahu level fisik dan permainan Shin Tae-yong itu seperti apa. Lagian ketika latihan Shin Tae-yong juga tidak puas dengan kualitas passing para pemain," kata Akmal. (OL-7)
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Indonesia di SEA Games 2025 tergabung di satu pool bersama Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved