Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gli Azzurri Waspadai Kekuatan Armenia

Rahmatul Fajri
04/9/2019 15:15
Gli Azzurri Waspadai Kekuatan Armenia
Para pemain timnas Italia melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bosnia Herzegovina(AFP/MARCO BERTORELLO)

ITALIA bertekad melanjutkan tren positif ketika bertandang ke Stadion Vazgen Sargsyan, markas Armenia, Kamis (5/9) pukul 23:00 WIB, dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020.

Tim asuhan Roberto Mancini itu sedang dalam performa terbaik setelah menyapu bersih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.

Azzurri sebelumnya mampu menang atas Bosnia Herzegovina, Yunani, Liechtenstein, dan Finlandia. Hasil itu membuat Gli Azzuri bertengger di puncak klasemen sementara grup J dengan raihan 12 poin.

Pelatih Italia Roberto Mancini mengatakan laga melawan Armenia tidak akan berjalan dengan mudah. Ia mengatakan pemain Armenia telah melakoni pertandingan beberapa bulan terakhir.

Sedangkan, pemain dari timnya, kata Mancini, masih melakoni beberapa laga di liga lokal.

"Armenia dan Finlandia bukanlah pertandingan yang mudah, karena pemain kedua tim itu sudah bermain beberapa bulan dan mereka dalam kondisi 100%, sementara kami lebih sedikit dari itu," kata Mancini, seperti dilansir dari Football Italia.

Baca juga: Logo Piala Dunia 2022 Diperkenalkan

Meski demikian, Mancini menyanjung anak asuhnya dalam laga kali ini. Ia mengatakan anak asuhnya memiliki modal untuk mengemas tiga poin sekaligus melanjutkan tren positif.

"Kami punya teknik dan kami bisa berjuang hingga akhir, meski mereka lebih unggul dari kami dari segi fisik," kata Mancini.

Pada pertandingan kali ini Gli Azzuri tidak diperkuat pemain depan andalan Lorenzo Insigne. Kapten Napoli itu sebelumnya tampil apik bersama timnas dengan mengemas dua gol dalam dua pertemuan terakhir.

Di level klub, Insigne juga tampil apik dengan melesakkan dua gol dan satu assist dalam dua pertandingan terakhir di Serie A.

Insigne terpaksa menepi setelah mengalami cedera otot kala Napoli bersua Juventus, akhir pekan lalu.

Mancini kemudian memanggil striker SC Freiburg, Vincenzo Grifo untuk menggantikan peran Insigne.

Pemain berusia 26 tahun tersebut itu baru saja mencatatkan debutnya bersama timnas Italia saat melawan Amerika Serikat (AS) pada 20 November 2018 lalu.

Selain itu, Mancini juga tidak menyertakan dua pemain muda yang tengah bersinar, yakni Moise Kean dan Nicolo Zaniolo. Keduanya dihukum karena bersikap tidak disiplin saat memperkuat timnas Italia U-21.

Meski demikian, kehilangan Insigne, Kean, dan Zaniolo tidak akan membuat pusing Mancini. Pada barisan depan, masih ada Andrea Belloti dan Ciro Immobile, serta pemain muda Frederico Chiesa yang mampu menjadi ujung tombak serangan tim biru langit.

Di barisan belakang, kehilangan kapten tim Giorgio Chiellini yang dibekap cedera ACL akan digantikan Francesco Acerbi. Pemain berusia 31 tahun itu telah tampil reguler bersama Lazio semusim terakhir.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Armenia mengharapkan kreativitas gelandang serang Henrikh Mkhitaryan. Pencetak gol terbanyak timnas Armenia itu diharapkan dapat tampil apik di hadapan publik sendiri.

Armenia juga tengah dalam performa terbaik. Pada dua laga terakhir, Armenia berhasil mengalahkan Yunani dan Liechtenstein. Striker Armenia Alexander Karapetian tampil apik dengan torehan dua gol. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya