Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional Indonesia siap menuntaskan laga pemungkas Grup A Piala AFF (Federasi Sepak Bola Asean) U-15 melawan Myanmar di Stadion Kampus Chonburi 1, Thailand, hari ini, untuk memastikan tiket ke semifinal. Kemenangan menjadi incaran.
Tim asuhan Bima Sakti itu saat ini berada di posisi dua klasemen sementara dengan nilai 10 dari empat pertandingan, kalah selisih gol ketimbang tim pemuncak, Timor Leste. Satu tim lagi masih berkesempatan lolos, yakni Vietnam yang membuntuti di urutan tiga dengan 9 angka. Adapun Myanmar, Singapura, dan Filipina sudah dipastikan tersingkir.
Hasil seri lawan Myanmar sebenarnya cukup untuk membawa skuat Garuda Asia melenggang, tetapi dengan syarat laga lain antara Timor Leste dan Vietnam juga berakhir imbang. Bima Sakti pun tak mau ambil risiko dengan hanya menargetkan satu angka.
"Kami akan berjuang maksimal. Kami akan bermain rapi dan yang paling penting, kami bisa memenangi pertandingan," kata Bima dalam siaran pers PSSI, kemarin.
Dia mengakui, Myanmar bukanlah tim yang bisa dipandang ringan. Tim racikan Torsten Frank Splitter itu memiliki kualitas bagus sehingga perlu dihadapi dengan amat serius. Apalagi, Mynamar akan bermain tanpa beban karena tak lagi punya peluang.
"Myanmar punya organisasi bagus. Kita sudah melihat video-video pertandingan mereka, kita analisis, mereka punya banyak pemain berkualitas dan kita harus waspada. Kita harus tetap fight, harus tampil lebih baik dari pertandingan sebelumnya dan semoga kita bisa menang," imbuhnya.
Dalam latihan, kemarin, Bima hanya fokus pada pemulihan kondisi para pemain. Dia ingin stamina dan fisik pasukannya betul-betul fit saat menghadapi Myanmar apalagi ada di antara mereka yang dibalut cedera termasuk Aditya Daffa.
"Daffa sedikit ada masalah di hamstring. Dia latihan terpisah tadi, kita punya treatment khusus bersama fisioterapis. Semoga dia dapat kembali pulih dalam waktu dekat."
Saat mengalahkan Filipina 4-0 di partai keempat, Bima melakukan sejumlah rotasi sehingga kondisi mereka yang disimpan saat itu lebih fit. Meski tidak gampang, timnas pun berpeluang besar menjinakkan Myanmar sekaligus memastikan tempat di empat besar. (Des/X-8)
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Borneo FC yang sebelumnya nyaman di posisi teratas.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya hari ini. Bajul Ijo menang 3-0 lewat gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan aksi solo run Rachmat Irianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved