Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
REAL Madrid, Jumat (23/11), membatah tudingan yang menyebut kapten Sergio Ramos melanggar aturan antidoping saat laga final Liga Champions 2017.
Menurut majalah Jerman Der Spiegel, Ramos tidak mengungkapkan bahwa dia mengonsumsi dexamethasone menjelang laga melawan Juventus di Millennium Stadium, Cardiff. Real Madrid menang 4-1 dalam laga itu.
El Real dalam keterangan resminya menegaskan bahwa Ramos tidak pernah melanggar aturan antidoping dan UEFA telah mengakhiri masalah itu setelah mendapat verifikasi dari Badan Antidoping Dunia (WADA) dan badan antidoping UEFA.
Dexamethasone adalah glucocorticoid yang masuk dalam daftar zat terlarang WADA. Zat itu memiliki efek antiinflamasi dan meningkatkan konsentrasi.
Baca juga: Kalah dari Leganes, Alaves Gagal Gusur Barcelona
WADA tidak melarang pemain mengonsumsi dexamethasone sebelum laga asal melaporkannya saat uji doping.
Der Spiegel menyebut Ramos dan tim dokter Real Madrid melaporkan bahwa sang pemain mengonsumsi betamethasone, zat glucocorticoid terlarang lainnya.
Namun, Der Spiegel kemudian mengatakan bahwa UEFA memandang hal itu adalah kesalahan administrasi dan tidak mengambil langkah disiplin terhadap Ramos atau Real Madrid. (AFP/OL-2)
Laga Benfica vs Madrid pada pertandingan terakhir fase grup Liga Champions menghadirkan cerita dramatis yang sulit dipercaya.
The Gunners menutup fase liga dengan kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty di Emirates Stadium. Hasil tersebut membuat Arsenal mengoleksi 24 poin dari delapan pertandingan
KAI Havertz tampil impresif dalam debutnya sebagai starter Arsenal dalam pertandingan Arsenal vs Kairat di Liga Champions. The Gunners memastikan posisi atas klasemen Liga Champions
PADA pertandingan Arsenal vs Kairat di Liga Champions, Kai Havertz dan Viktor Gyokeres mencetak gol saat timnya menyelesaikan fase grup Liga Champions dengan sempurna
Di Liga Champions, laga Arsenal vs Kairat membuat pertandingan ini berubah menjadi tegang, di mana tim Kazakstan itu memaksa raksasa Liga Inggris
Arsenal menyapu bersih delapan pertandingan sekaligus mengunci posisi teratas klasemen Liga Champions.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved