Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK hanya di papan atas, persaingan di papan bawah klasemen Liga 1 belum berakhir hingga pekan ke-34.
Hingga laga terakhir di akhir pekan ini, Perseru Serui dan Semen Padang masih berjuang untuk menghindari zona degradasi. Dua tim sudah dipastikan terdegradasi, yaitu Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik United.
Perseru menempati posisi 15, posisi terakhir untuk terhindar dari degradasi, dengan 34 poin, adapun Semen Padang berada satu tingkat di bawah dengan selisih 2 poin.
Di laga terakhir, besok, Perseru akan dijamu Persib Bandung. Sehari kemudian, giliran Semen Padang yang akan menjamu PS TNI di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Untuk bertahan di kompetisi kasta tertinggi, Perseru butuh 3 poin dari kandang Persib.
Adapun Semen Padang, selain butuh kemenangan untuk bertahan di Liga 1, tim berjuluk 'Kabau Sirah' itu juga berharap Perseru gagal meraih poin maksimal dari Persib.
Pentingnya 3 poin di laga terakhir musim ini disadari benar para punggawa Semen Padang. Dari sisi teknis, pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli telah membenahi tim besutannya, terutama di barisan pertahanan.
Kekalahan 3-5 dari Arema FC di laga terakhir membuktikan masih keroposnya benteng pertahanan Semen Padang. Selain itu, Rusli berharap dukungan penuh para fan Semen Padang.
Ia berharap ribuan suporter memadati Stadion Haji Agus Salim untuk memberi dukungan langsung kepada Riko Simanjuntak dan kawan-kawan.
Syafrianto mengatakan dukungan dari masyarakat membuat pemain 'Kabau Sirah' menjadi sangat termotivasi untuk memberikan hasil terbaik.
Dia merujuk pada pertandingan melawan Perseru di pekan ke-32 yangdimenangi Semen Padang dengan skor 3-1.
"Kita lihat saat lawan Perseru, pemain sangat termotivasi dengan dukungan yang sangat besar dari masyarakat. Besok perjuang-an terakhir kami untuk bisa lolos dari degradasi. Kamibutuh doa dan dukungan," ujar Rusli.
Tetap Bangga
Di laga lain, pimpinan klasemen Bhayangkara FC akan memainkan laga terakhir melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot, Kota Bekasi, hari ini.
Bagi Bhayangkara FC, 3 poin menjadi keharusan yang harus didapat jika ingin menandaskan diri sebagai kampiun Liga 1 2017.
Dengan poin 68, Bhayangkara saat ini unggul 3 poin atas Bali United yang berada di posisi kedua.
Walau kalah di laga terakhir, dan Bali United menang atas Gresik United di laga terakhirnya, Bhayangkara tetap menjadi juara karena unggul head to head.
Kemenangan atas Persija juga harus diraih Evan Dimas dan kawan-kawan untuk mengantisipasi berubahnya keputusan kemenangan WO atas Mitra Kukar.
Komisi Displin PSSI memutuskan Mitra Kukar menggunakan pemain tidak sah saat menghadapi Bhayangkara FC, 3 November lalu.
Hasil laga yang berkesudahan 1-1 itu berubah menjadi 3-0 untuk kemenangan Bhayangkara.
Mitra Kukar dikabarkan mengajukan banding atas keputusan Komdis PSSI itu.
Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengaku tidak ambil pusing dengan kemungkinan berubahnya keputusan Komdis PSSI.
Pelatih asal Skotlandia itu menegaskan tetap bangga atas perjuangan para pemainnya, terlepas apakah akhirnya menjadi juara atau tidak.(Rul/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved