Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGIKUTI sunnah Rasulullah SAW dalam berbuka puasa bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk ketaatan yang mendatangkan keberkahan. Secara medis, urutan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW terbukti paling aman untuk menjaga stabilitas metabolisme tubuh setelah seharian berpuasa. Berikut adalah urutan langkah demi langkah beserta teks bahasa Arab, latin, dan artinya.
Langkah pertama saat azan Magrib berkumandang adalah membaca basmalah sebagai adab makan dalam Islam untuk mengundang keberkahan pada nutrisi yang masuk ke tubuh.
بِسْمِ اللَّهِ
Bismillah
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah."
Sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, urutan prioritas menu berbuka adalah kurma basah (rutab), kurma kering (tamr), atau air putih. Hal ini membantu mengembalikan kadar gula darah secara perlahan dan menghidrasi tubuh tanpa membebani kerja lambung.
Setelah membatalkan puasa dengan sedikit air atau kurma (setelah rasa haus hilang), disunnahkan membaca doa berikut ini sebagaimana terdapat dalam Hadis Riwayat Abu Daud nomor 2357:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah."
Selain doa di atas, Anda juga dapat melengkapinya dengan doa yang sering dibaca oleh masyarakat Muslim di Indonesia sebagai bentuk pujian kepada Allah:
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang."
Catatan Penting: Doa Dzahabazh zhama'u secara makna menunjukkan bahwa rasa haus telah hilang, sehingga paling tepat dibaca sesaat setelah Anda meminum air atau memakan kurma, bukan sebelum menyentuh makanan.
Meskipun tidak ada kewajiban medis, Rasulullah SAW menyukai bilangan ganjil (1, 3, atau 5) dalam urusan makan kurma. Secara nutrisi, 3 butir kurma sudah cukup memberikan energi instan untuk otak setelah seharian berpuasa.
Hukumnya sah dan diperbolehkan, namun Anda kehilangan keutamaan sunnah Nabi dan berisiko mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung atau begah karena lambung dipaksa bekerja keras secara mendadak. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved