Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Jangan Salah Langkah! Inilah Urutan Berbuka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW

 Gana Buana
19/2/2026 17:54
Jangan Salah Langkah! Inilah Urutan Berbuka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW
Urutan Berbuka Puasa sesuai sunnah(Freepik)

MENGIKUTI sunnah Rasulullah SAW dalam berbuka puasa bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk ketaatan yang mendatangkan keberkahan. Secara medis, urutan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW terbukti paling aman untuk menjaga stabilitas metabolisme tubuh setelah seharian berpuasa. Berikut adalah urutan langkah demi langkah beserta teks bahasa Arab, latin, dan artinya.

Urutan Berbuka dan Bacaan Doa Sesuai Sunnah

1. Membaca Basmalah

Langkah pertama saat azan Magrib berkumandang adalah membaca basmalah sebagai adab makan dalam Islam untuk mengundang keberkahan pada nutrisi yang masuk ke tubuh.

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillah

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah."

2. Mengonsumsi Kurma atau Air

Sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, urutan prioritas menu berbuka adalah kurma basah (rutab), kurma kering (tamr), atau air putih. Hal ini membantu mengembalikan kadar gula darah secara perlahan dan menghidrasi tubuh tanpa membebani kerja lambung.

3. Membaca Doa Buka Puasa Sahih

Setelah membatalkan puasa dengan sedikit air atau kurma (setelah rasa haus hilang), disunnahkan membaca doa berikut ini sebagaimana terdapat dalam Hadis Riwayat Abu Daud nomor 2357:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah."

4. Doa Buka Puasa Masyhur

Selain doa di atas, Anda juga dapat melengkapinya dengan doa yang sering dibaca oleh masyarakat Muslim di Indonesia sebagai bentuk pujian kepada Allah:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang."

Adab Berbuka yang Perlu Diperhatikan

  • Segera Berbuka: Jangan menunda-nunda berbuka jika waktu Magrib sudah masuk untuk mendapatkan keutamaan sunnah.
  • Tidak Berlebihan: Hindari langsung menyantap makanan berat atau gorengan secara berlebihan agar sistem pencernaan tidak mengalami gangguan.
  • Berdoa di Waktu Mustajab: Saat-saat berbuka adalah waktu di mana doa tidak tertolak, manfaatkan untuk memohon hajat pribadi.

Catatan Penting: Doa Dzahabazh zhama'u secara makna menunjukkan bahwa rasa haus telah hilang, sehingga paling tepat dibaca sesaat setelah Anda meminum air atau memakan kurma, bukan sebelum menyentuh makanan.

Fakta Seputar Buka Puasa

Mengapa harus kurma ganjil?

Meskipun tidak ada kewajiban medis, Rasulullah SAW menyukai bilangan ganjil (1, 3, atau 5) dalam urusan makan kurma. Secara nutrisi, 3 butir kurma sudah cukup memberikan energi instan untuk otak setelah seharian berpuasa.

Apa hukumnya jika berbuka langsung dengan nasi?

Hukumnya sah dan diperbolehkan, namun Anda kehilangan keutamaan sunnah Nabi dan berisiko mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung atau begah karena lambung dipaksa bekerja keras secara mendadak. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Renungan Ramadan
Cahaya Hati
Tafsir Al-Misbah