Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI H-7 lebaran Rabu (3/4), arus kendaraan mudik lebaran meningkat tajam di sepanjang jalur Pantura Jawa Tengah.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (3/4) ribuan kendaraan arus mudik lebaran memasuki jalur Pantura Jawa Tengah. Kendaraan pribadi mendominasi ruas jalan berplat nomor polisi dari wilayah Jawa Barat, Jakarta, Banten, dan Sumatra dengan beban barang diatas kabin terus bergerak ke arah timur (Semarang) dan ke arah selatan (Purwokerto/Yogyakarta).
Bahkan kendaraan pemudik roda dua juga mulai terlihat dengan beban barang diletakkan di bagian depan dan belakang jok juga mulai melintas, sebagian terlihat berhenti di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di sepanjang Pantura Brebes-Semarang maupun di beberapa bahu jalan untuk beristirahat.
Baca juga : Destinasi Wisata Tersebar di Jalur Mudik
Kendaraan pemudik di Jalur Pantura Jawa Tengah mulai terpecah ketika memasuki Tegal yakni sebagian menuju ke arah selatan (Purwokerto) dan sebagian tetap melanjutkan ke arah timur (Semarang), demikian juga memasuki Weleri, Kabupaten Kendal beberapa pemudik mengarah ke jalur alternatif menuju ke selatan (Temanggung, Wonosobo dan Magelang).
Meskipun belum melonjak, peningkatan jumlah kendaraan arus mudik juga mulai terlihat di ruas Jalan Tol Trans Jawa dan terpantau masih lancar, namun Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah Prajudi mengingatkan secara keseluruhan area ruas tol Jateng menjadi titik tengah dan merupakan titik lelah terutama pada ruas Batang-Semarang dan Semarang-Solo.
Pada arus mudik ini, lanjut Prajudi, ada kenaikan jumlah kendaraan melintas Tol Trans Jawa di Jawa Tengah sekitar 1%-1,5% dibandingkan tahun sebelumnya, namun lonjakan arus kendaraan pemudik tetap diwaspadai dengan berbagai persiapan termasuk diantaranya membuka penuh seluruh gerbang tol seperti di Kalikangkung, Kota Semarang.
Baca juga : Pemudik Nataru Mulai Masuk Pantura Jawa Tengah
"Dari sore saya sudah bergerak, tadi sahur di jalan dan menjelang pagi sudah memasuki Brebes, meskipun padat tapi lancar," kata Rudi, 23, seorang pemudik dengan sepeda motor dengan tujuan Salatiga ditemui di Cisanggarung, perbatasan Jabar-Jateng.
Hal serupa juga diungkapkan Indah, 45, warga Semarang mengaku mudik lebih awal dari Tanggerang karena menghindari kemacetan, selain itu pekerjaan sebagai pemilik usaha alumunium sudah libur.
"Ini saya pulang bersama karyawan saya yang semua dari Jawa Tengah, bawa mobil dua beriringan," imbuhnya.
Baca juga : 60 Ribu Kendaraan Bakal Lintasi Gerbang Kalikangkung
Menghadapi lonjakan kendaraan pemudik lebaran, Dinas Perhubungan (Dinhub) Kota Pekalongan menyiapkan posko pengamanan (pospam) di beberapa titik strategis dan pusat keramaian serta jalur alternatif untuk memecah arus kendaraan di dalam kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan Restu Hidayat mengatakan selain sejumlah pospam, kita siapkan jalur alternatif yakni Jalan Gajah Mada masuk ke Jalan Pemuda dan Jalan Hayam Wuruk. Alternatif kedua yakni melalui Jalan Manggis kemudian Jalan Salak - Jalan Seruni sampai Batang.
"Kita juga telah pasang CCTV di 32 titik sepanjang jalur mudik dan di setiap traffic light untuk memantau pergerakan arus mudik," ujar Restu Hidayat.
Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem Jalur Mudik di Jawa Tengah
Kepala Satuan Lalulintas Polres Grobogan Ajun Komisaris Tejo Suwono mengungkapkan jalur mudik sepanjang Semarang-Grobogan cukup berat berat dilintasi kendaraan pemudik karena banyaknya jalan masih mengalami kerusakan dan berlubang dengan diameter 20-50 centimeter dengan kedalaman 10 centimeter sehingga membahayakan pengendara dan penumpang.
Selain jalan rusak dan adanya titik jalur miring Penawangan-Purwodadi, lanjut Tejo Suwono, juga perlu mendapat perhatian kepada pemudik yang melintas untuk mewaspadai titik silau senja (blank spot) sepanjang ruas tersebut.
"Kita telah dirikan pospam di sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan," imbuhnya. (Z-3)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mengumumkan diskon tarif tiket kereta api sebesar 30% yang akan mulai dijual pada sore ini, Selasa (10/2).
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat selama musim Idul Fitri, Pelita Air menghadirkan diskon tiket hingga 21% untuk seluruh rute domestik.
Mudik Lebaran lebih nyaman dan fleksibel dengan sewa mobil. Simak 7 alasan mengapa pesan sewa mobil jadi solusi praktis untuk perjalanan bersama keluarga.
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas tertinggi dalam menyambut arus mudik tahun ini.
Panduan lengkap cara beli tiket kereta Lebaran 2026. Temukan jadwal pemesanan H-45, trik aplikasi Access by KAI, dan solusi jika tiket habis.
Jadwal pembukaan pemesanan tiket pada 25 Januari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved