Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Saya Dipenjara,Tuhan Suruh Saya Istirahat

Erandhi HS
12/11/2015 00:00
Saya Dipenjara,Tuhan Suruh Saya Istirahat
(MI/Rommy Pujianto)
SUASANA sidang yang sebelumnya tegang karena pertanyaan jaksa dan respons dari pengacara yang tidak terima dengan dakwaan jaksa itu tiba tiba-tiba menjadi hening saat memasuki akhir sidang.

Pria beruban yang mengenakan jas hitam dan dipercantik dengan dasi ungu itu memegang mikrofon dan meminta maaf atas kelakuannya selama ini di persidangan. "Saya meminta maaf kepada majelis hakim dan jaksa," kata Otto Cornelis Kaligis di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.

Ia meminta maaf kepada jaksa dan hakim karena menyadari selama ini dirinya banyak melayangkan protes dalam proses persidangan. Meski demikian, ia tidak bermaksud untuk tidak bersikap sopan karena semata-mata yang dilakukannya selama ini hanyalah membela diri.

Tidak hanya meminta maaf kepada hakim dan jaksa, ia juga berterima kasih kepada tim kuasa hukumnya yang selama ini mendampingi dalam persidangan.

"Bukan saya dendam atau apa, saya hanya membela diri. Terima kasih kepada teman saya, penasihat hukum," ucapan OC Kaligis tiba-tiba terhenti. Ia terlihat tengah berusaha mengendalikan emosinya agar bisa tetap tegar dalam persidangan. Tepuk tangan pun bergemuruh memenuhi ruangan sidang.

Sebelumnya suasana sidang berjalan sengit. OC Kaligis terus membantah seluruh dakwaan jaksa kepadanya. Ia mengaku tidak pernah memberikan uang kepada Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro. Ia juga membantah memberikan uang kepada dua hakim anggota lainnya, yakni Dermawan Ginting dan Amir Fauzi.

Meski demikian, OC Kaligis mengakui pernah memberikan uang kepada panitera PTUN Syamsir Yusfan sebesar US$1.000. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa, OC Kaligis didakwa memberi Tripeni S$5.000 dan US$15 ribu.

Sementara Dermawan Ginting dan Amir Fauzi selaku hakim PTUN masing-masing mendapat US$5.000 dan Syamsir Yusfan selaku panitera kebagian US$2.000.

Meski tidak menyesal dan tidak pernah merasa menyuap hakim, OC Kaligis pasrah. Statusnya sebagai tahanan saat ini membuatnya harus merasakan dinginnya ruang penjara. Kendati demikian, itu juga menjadi berkah agar dirinya bisa beristirahat.

"Saya ambil hikmahnya. Saya di penjara, Tuhan kasih saya istirahat. Karena sebelum ini saya tiada hari tanpa perkara, benar-benar sibuk. Bukan menyombongkan diri, tapi perkara saya di dalam dan luar negeri," pungkasnya.(P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya