KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh tidak ingin NasDem menjadi partai yang membawa masalah bagi masyarakat. Ia meminta kader NasDem berintrospeksi dan memberikan keteladanan kepada masyarakat. "Partai ini didirikan untuk meringankan beban, bukan untuk menambah beban masyarakat," tegas Surya ketika menyampaikan pidato memperingati HUT ke-4 Partai NasDem di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, kemarin. Sebagai partai yang mengusung gerakan restorasi, NasDem selalu mengedepankan akal sehat.
Namun, NasDem sadar membawa gerakan restorasi tidak mungkin dilakukan sendiri. "Kita mampu jika partai politik, pemerintah, dan masyarakat mau maju bersama-sama," ujar Surya. Peringatan HUT NasDem kali ini mengusung tema Memulai adalah tantangan, mewujudkan adalah perjuangan; Cara baru berpartai. Menurut Surya, pada usia yang keempat NasDem kembali mengingatkan semua kader dan fungsionaris untuk tetap konsisten bekerja dengan ideologi dan semangat perubahan.
"Cita-cita kita, idealisme kita, tidak boleh berhenti dengan alasan apa pun. Kalau kita memang masih melakukan kekurangan-kekurangan, cepatlah selesaikan agar kekurangan itu berhenti," tandasnya. Sama seperti tahun sebelumnya, seusai memberikan sambutan, Surya memotong tumpeng lalu memberikan potongan pertama kepada office boy (OB) dan petugas keamanan kantor NasDem. Kemudian, disusul dengan potongan tumpeng berikutnya yang diserahkan ke jajaran pengurus harian DPP NasDem.
Para pengurus yang hadir antara lain Ma i Gunawan, Ferry Mursyidan Baldan, Taufik Basari, Willy Aditya, Ahmad Syahroni, Ahmad Hatari, dan Kurtubi. Dalam kesempatan itu, Surya juga mengingatkan agar tokoh politik yang mencatut nama Presiden RI ke PT Freeport diusut tuntas. Ia pun meminta KPK menindaklanjuti pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said tersebut. "NasDem dukung penuh, saya pikir KPK bisa masuk. Siapa yang coba-coba bermain untuk kepentingan pribadi dan partainya minta komisi," cetusnya. Surya menilai masalah itu akan menjadi polemik liar jika tidak segera dituntaskan. Ia yakin Sudirman memiliki bukti yang kuat.
Anak yatim Kantor DPP Partai NasDem yang terletak di Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, disulap layaknya musala besar. Hamparan karpet berwarna biru terbentang dari pintu gerbang. Alas kaki pengunjung harus dititipkan kepada petugas yang berada tidak jauh dari pintu masuk. Lapangan yang pada hari biasa dipakai untuk parkir kendaraan pegawai dan petinggi partai kemarin dipenuhi oleh ribuan anak yatim piatu yang duduk sembari membaca doa.
Di depan para anak yatim piatu itu, beberapa pemimpin agama seperti Ustaz Mastur dan Ahmad Rohimin tampak khusyuk membacakan ayat-ayat Alquran. Doa dan pembacaan Alquran tersebut merupakan rangkaian dari peringatan hari jadi Partai NasDem. Di belakang tempat acara terbentang spanduk yang bertuliskan '4 Tahun Partai NasDem, Tan Hana Dharma Mangrwa, Kebenaran tak Pernah Mendua'.