Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Profil Juliati Sapta Dewi Magdalena, Istri Kapolri yang Bersahaja

Irvan Sihombing
18/12/2025 17:11
Profil Juliati Sapta Dewi Magdalena, Istri Kapolri yang Bersahaja
Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Juliati Sapta Dewi Magdalena.(Instagram @tarzanphoto_id)

Nama Juliati Sapta Dewi Magdalena mungkin tidak sepopuler selebritas layar kaca, namun posisinya sebagai pendamping orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia membuatnya menjadi sorotan publik. Sebagai istri dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sosok yang akrab disapa Diana Listyo ini dikenal memiliki kepribadian yang tenang, bersahaja, dan jauh dari kesan glamor yang sering kali melekat pada istri pejabat tinggi.

Kehadiran Juliati di sisi Jenderal Listyo Sigit bukan hanya sekadar pendamping dalam acara seremonial. Ia memegang peranan krusial sebagai Ketua Umum Bhayangkari, organisasi persatuan istri anggota Polri, yang memiliki tanggung jawab besar dalam membina kesejahteraan keluarga besar kepolisian. Artikel ini akan mengulas secara mendalam profil, peran, serta sisi kemanusiaan dari Juliati Sapta Dewi Magdalena yang jarang terekspos media secara masif.

Sosok Sederhana di Balik Kesuksesan Kapolri

Di balik kesuksesan seorang pria, selalu ada wanita hebat di belakangnya. Pepatah ini sangat tepat menggambarkan posisi Juliati Sapta Dewi Magdalena. Sejak Jenderal Listyo Sigit meniti karier dari perwira menengah hingga mencapai puncak kepemimpinan di Korps Bhayangkara, Juliati senantiasa memberikan dukungan penuh dengan penuh kesabaran dan ketatenan.

Publik mulai menaruh perhatian lebih pada sosoknya ketika Jenderal Listyo Sigit menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR RI sebelum dilantik menjadi Kapolri. Dalam momen tersebut, Juliati tampak hadir mendampingi sang suami. Penampilannya yang anggun namun tidak berlebihan menuai banyak pujian. Ia dikenal tidak suka memamerkan kemewahan, sebuah sikap yang sejalan dengan instruksi Kapolri agar anggota Polri dan keluarganya tidak memamerkan gaya hidup hedonis (flexing) di media sosial.

Kesederhanaan ini menjadi teladan bagi anggota Bhayangkari di seluruh Indonesia. Juliati secara konsisten menunjukkan bahwa wibawa seorang istri pejabat tidak ditentukan oleh barang branded yang dikenakan, melainkan dari sikap, tutur kata, dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Peran Strategis sebagai Ketua Umum Bhayangkari

Menjabat sebagai istri Kapolri secara otomatis menjadikan Juliati Sapta Dewi Magdalena sebagai Ketua Umum Bhayangkari. Dalam kapasitas ini, ia memimpin organisasi yang menaungi ratusan ribu istri polisi di seluruh nusantara. Di bawah kepemimpinannya, Bhayangkari didorong untuk lebih adaptif terhadap tantangan zaman, mandiri secara ekonomi, dan peka terhadap isu-isu sosial.

Beberapa fokus utama yang sering ditekankan oleh Juliati dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan pengurus Bhayangkari daerah antara lain:

  • Pemberdayaan UMKM: Mendorong istri anggota Polri untuk memiliki usaha mandiri guna menopang ekonomi keluarga, terutama melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
  • Pendidikan dan Kesehatan: Memastikan kesejahteraan pendidikan anak-anak anggota Polri serta kesehatan keluarga melalui posyandu dan kegiatan medis lainnya.
  • Etika Bermedia Sosial: Mengingatkan anggota Bhayangkari untuk bijak dalam menggunakan media sosial demi menjaga marwah institusi Polri.

Kepemimpinan Juliati dinilai membawa nuansa sejuk. Ia lebih banyak bekerja dalam diam dan membiarkan hasil kerja nyata yang berbicara. Pendekatan ini sangat relevan dengan upaya Polri yang sedang gencar membangun kembali kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis.

Jiwa Sosial Tinggi: Ibu Asuh bagi Anak Yatim

Salah satu fakta paling menyentuh hati mengenai Juliati Sapta Dewi Magdalena adalah kepeduliannya yang luar biasa terhadap anak-anak yatim piatu. Bersama sang suami, ia diketahui memiliki kebiasaan mulia untuk mengasuh dan menyantuni anak-anak yang kurang beruntung. Hal ini bukan sekadar pencitraan, melainkan sebuah komitmen jangka panjang yang telah dilakukan jauh sebelum Listyo Sigit menjabat sebagai Kapolri.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pasangan ini telah mengangkat beberapa anak asuh. Mereka tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan perhatian layaknya orang tua kandung, termasuk memastikan pendidikan anak-anak tersebut terjamin hingga jenjang yang tinggi. Bahkan, dikabarkan bahwa mereka juga memfasilitasi penampungan atau shelter untuk menampung anak-anak yatim.

Sikap filantropi ini menunjukkan bahwa Juliati memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ia memahami bahwa jabatan adalah amanah yang harus digunakan untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi orang lain. Kegiatan sosial ini sering kali dilakukan tanpa sorotan kamera wartawan, menegaskan ketulusan niat dalam membantu sesama.

Hobi dan Kehidupan Pribadi

Meskipun informasi mengenai kehidupan pribadinya sangat terbatas karena sifatnya yang tertutup, diketahui bahwa Juliati Sapta Dewi Magdalena memiliki ketertarikan pada kegiatan yang bersifat kekeluargaan dan alam. Ia adalah sosok ibu yang sangat dekat dengan anak-anaknya. Di tengah kesibukan sang suami yang sangat padat mengurus keamanan negara, Juliati berperan sebagai penyeimbang yang menjaga kehangatan di dalam rumah tangga.

Keharmonisan keluarga Jenderal Listyo Sigit dan Juliati sering kali menjadi inspirasi. Mereka menunjukkan bahwa di tengah badai tugas yang berat, keluarga adalah pelabuhan yang paling aman. Dukungan moral dan spiritual yang diberikan Juliati diyakini menjadi salah satu sumber kekuatan utama bagi Kapolri dalam mengambil keputusan-keputusan strategis dan krusial bagi bangsa.

Kesimpulan

Sosok Juliati Sapta Dewi Magdalena adalah representasi dari istri pejabat modern yang elegan, cerdas, namun tetap membumi. Ia tidak mendefinisikan dirinya melalui kemewahan, melainkan melalui pengabdian dan kepedulian sosial. Sebagai Ketua Umum Bhayangkari, ia telah memberikan standar keteladanan baru tentang bagaimana seharusnya istri abdi negara bersikap.

Dari kesederhanaannya, kita belajar bahwa kehormatan tidak datang dari apa yang kita pakai, tetapi dari apa yang kita berikan kepada masyarakat. Dedikasinya dalam mendampingi Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim menjadikan Juliati figur inspiratif yang layak diteladani oleh wanita Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya