Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk waspada. Pasalnya, ia melihat ada kelompok-kelompok yang ingin membuat kerusuhan di Indonesia.
"Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada. Ada unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos," ujar Presiden Prabowo dalam keterangan video, Jumat (29/9).
Prabowo pun mempersilakan kepada masyarakat untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi. Ia berjanji akan serap segala aspirasi.
"Aspirasi yang sah silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki," ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga menyampaikan belasungkawa atas tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan. Ia pastikan kehidupan keluarga korban akan ditanggung pemerintah.
"Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sudah dalam-dalamnya," pungkas Prabowo. (Bob/P-3)
Asuransi kendaraan diperlukan untuk mengurangi kekhawatiran terhadap kerusakan kendaraan serta mengurangi pengeluaran membengkak ketika terjadi sesuatu pada kendaraan.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Sejak awal Presiden Prabowo memberikan penekanan agar pembangunan fasilitas inti pemerintahan di IKN dipercepat. Fokus utama diarahkan pada pembangunan gedung.
Presiden Prabowo juga memberikan sejumlah koreksi, terutama terkait desain dan fungsi bangunan. Menurut Prasetyo, koreksi itu bersifat perbaikan untuk mendukung percepatan pembangunan.
Inisiatif pemerintah melalui Sekolah Rakyat ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk dunia usaha dan praktisi pengembangan sumber daya manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved