Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto megaku terkejut dan kecewa atas tindakan anggota Polri yang melindas pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan. Presiden telah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kasus ini dapat diusut secara transparan.
"Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan," ujar Prabowo dalam keterangan video, Jumat (29/8).
Prabowo juga meminta tujuh anggota Polri yang terlibat dapat bertanggung jawab secara penuh. Ia ingin ada sanksi tegas.
"Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," jelas Prabowo.
Prabowo juga meminta masyarakat tenang. Masyarakat diminta percaya kepada pemerintah.
"Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita semua keluhan-keluhan masyarakat akan kami catat dan akan kami tindaklanjuti," tandas Prabowo. (Bob/P-3)
Muhammad Chairul Anam, menilai proses tersebut menunjukkan bentuk kolaborasi yang baik antara institusi negara dan elemen masyarakat sipil dalam menangani kasus orang hilang.
Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Erdi A. Chaniago di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa tiga personel itu adalah Bharaka JEB, Bharaka YDD, dan Bripda M.
Akses lalu lintas di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi (30/8) masih ditutup imbas aksi demonstrasi di depan Markas Brimob Kwitang semalam.
Hingga Jumat malam pukul 19.00 WIB, sebagian pengunjuk rasa masih terlihat berada di lokasi, tetap bertahan di depan Mako Brimob tersebut.
Sugeng mengatakan anggota Brimob tersebut jelas melakukan kesalahan prosedur pengamanan gedung DPR RI sebagai obyek vital.
Banyak kalangan menyerukan pembubaran DPR dan meminta agar kenaikan tunjangan dibatalkan.
JK juga meminta kepolisian untuk mengadili dan menindak tegas anggota yang terlibat dalam insiden tersebut ataupun pihak yang menyebabkan meninggalnya Affan Kurniawan.
Grab Indonesia sampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa dua pengemudi ojek online (ojol) pada 28 Agustus 2025.
KSPSI bersama sekitar 100 Federasi dan konfederasi lainnya, lanjut Jumhur, sudah membuat draft untuk didialogkan dengan pemerintah, DPR, dan pengusaha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved