Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Koalisi masyarakat sipil mendesak pemerintah dan DPR untuk segera mencabut berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Desakan itu muncul setelah terjadi rangkaian aksi protes berujung bentrokan dengan aparat, hingga menelan korban jiwa terluka dan meninggal dunia.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menilai berbagai aksi demonstrasi yang terjadi disebabkan oleh berbagai kebijakan pemerintah belakangan ini semakin memperlihatkan keberpihakan pada elite dan menindas rakyat.
“Apa yang terjadi hari ini adalah bukti bahwa ada peningkatan frustasi di kalangan masyarakat Indonesia. Pertama karena dipicu oleh kebijakan-kebijakan yang pro elit daripada pro rakyat, antara lain seperti kenaikan pajak, kenaikan tunjangan anggota dewan dan perluasan peran militer,” katanya dalam konfrensi pers di Jakarta pada Jumat (29/8).
Usman menilai, kasus driver ojek online yang meninggal dunia akibat terlindas kendaraan polisi hanyalah pucuk dari gunung es dari keseluruhan potret struktural kekerasan polisi terhadap para pemrotes.
Dia menegaskan, kekerasan aparat dalam menangani demonstrasi, mulai dari penahanan, penyiksaan, hingga penggunaan kekuatan berlebihan, tak bisa lagi ditoleransi. Amnesty memperkirakan potensi kekerasan serupa akan terus berulang jika pemerintah tidak mengubah kebijakannya.
“Kami tidak hanya menuntut pertanggungjawaban. Kami juga mendesak perubahan mendasar, termasuk pembatalan proyek strategis nasional, pencabutan kenaikan pajak, dan cabut penambahan tunjangan DPR,” tegas Usman.
Pada kesempatan yang sama, Juru Kampanye Greenpeace Indonesia, Khalisa Khalid, mengatakan tindakan aparat selama aksi protes merupakan bentuk kegagalan negara dalam menjamin keamanan dan hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi.
“Akibat brutalitas aparat, banyak peserta aksi merasa sangat berat mengelola emosi. Rasa sedih dan marah memuncak karena yang dihadapi adalah tindakan kekerasan negara,” imbuhnya.
Ia menilai, berbagai protes yang bergulir sejak Mei hingga hari ini merupakan rangkaian ekspresi kemarahan dan keresahan terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, ditambah pernyataan pejabat publik yang justru memicu keresahan dan memperbesar kondisi ketimpangan sosial.
“Situasi sekarang menunjukkan begitu besarnya ketimpangan yang terjadi termasuk ketidakpekaan pejabat publik yang ada di parlemen maupun pemerintahan. Jadi ini adalah kekerasan negara terhadap rakyat dalam merespon isu-isu publik yang seharusnya mereka lindungi.
Khalisa menjelaskan praktik kekerasan aparat selama ini berjalan karena adanya pembiaran dan imunitas dari institusi negara. Ia menegaskan, pemerintah seharusnya memastikan keselamatan warga yang menjalankan hak konstitusionalnya, bukan justru merespons dengan kekerasan.
“Protes adalah jalan rakyat memperjuangkan haknya, tapi malah direpresi. Ini adalah kekerasan negara yang tidak boleh dibiarkan. Kami mengutuk keras tindakan brutal aparat dan mendesak pemerintah segera menghentikan praktik seperti ini,” kata Khalisa. (Dev/P-1)
keluarga korban saat unjuk rasa di Makassar Rusdamdiansyah alias Dandi, menyuarakan penolakan keras terhadap opsi restorative justice bagi pelaku di depan Yusril Ihza Mahendra
Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyampaikan sebanyak 583 orang dari seluruh Indonesia tersebut sedang diasesmen oleh para penyidik.
Dia menjelaskan hal itu dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan peristiwa terbakarnya halte tersebut imbas unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Mensos Saifullah Yusuf mengungkapkan data sementara korban nasional dari insiden kerusuhan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, Jumat (5/9). Pihak melakukan assesment korban
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf mengunjungi rumah orangtua almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban meninggal dalam insiden unjuk rasa
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyampaikan apresiasi kepada presiden lantaran atensi yang diberikan kepada anggota Polri.
Mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjaga arah gerakan agar tidak mengorbankan kepentingan publik.
Ia menegaskan perlunya konsolidasi menyeluruh di semua anak bangsa. Dalam hal ini adalah konsolidasi antara pemerintah dengan seluruh elemen rakyat.
Ketua BEM Amikom Yogyakarta Alfito Afriansyah menyampaikan hal senada. Menurutnya, pihak BEM belum dapat memastikan kronologi lengkap yang dialami Rheza.
Wartawan dari Kompas.com yang tengah mengambil gambar, mendapat pukulan yang mengenai kepala dan beberapa bagian tubuhnya pada Jumat (21/3) malam.
Salah satu dampak di sektor pendidikan adalah pemotongan anggaran beasiswa KIP-K dan beasiswa lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved