Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto disebut masih belum puas terhadap penyederhanaan birokrasi pemerintah. Kepala Negara menilai proses birokrasi saat ini masih cukup berbelit dan perlu diperbaiki.
"(Presiden ingin) intinya proses birokrasi jangan terlalu berbelit-belit," kata Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto usai bertemu dengan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/8).
Kepala Negara juga disebut terus meminta agar semua proses bisnis birokrasi yang terlalu panjang untuk dipangkas. Itu bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.
"Apalagi yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya dana desa, penyaluran pupuk, kooperasi merah putih, makan bergizi gratis, dan lain-lain," kata Aris.
Dia menyebutkan, presiden terus memonitor dan mendorong agar dilakukan perbaikan proses birokrasi. Namun itu juga perlu dilakukan dengan baik dan benar agar tak menyalahi aturan.
"Kita harus perbaiki proses birokrasi kita. Sesimpel-simpelnya, sepraktis-praktisnya, tapi tetap semuanya bisa dipertanggungjawabkan dan terukur," pungkas Aris. (P-4)
Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga penyintas bencana
Didampingi putranya, Jan Ethes, Wapres tiba di Masjid Istiglal pada pukul 06.47 WIB.
Presiden menekankan bahwa momen kemenangan ini harus menjadi momentum bagi seluruh rakyat untuk mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga besar bangsa Indonesia.
SEKRETARIS Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi Sumatra Utara dan merayakan malam takbiran dan salat idul fitri di Aceh
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved