Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKOKOH pemahaman nilai-nilai Pancasila secara konsisten untuk memperkuat persatuan di tengah anugerah kebinekaan yang kita miliki.
"Hari Kesakitan Pancasila harus menjadi pengingat bagi anak bangsa betapa pentingnya memahami nilai-nilai Pancasila secara konsisten dari waktu ke waktu dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (1/10).
Menurut Lestari, nilai-nilai Pancasila yang merupakan warisan para pendiri bangsa merupakan jawaban atas kondisi bangsa dan negara Indonesia yang dikaruniai keberagaman di berbagai bidang. Keberagaman suku, bahasa, wilayah dan kondisi alam, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, menuntut setiap anak bangsa memiliki acuan perilaku dalam menjalankan keseharian mereka.
Baca juga: Cak Imin Minta Kader Simpatisan PKB Kawal Nilai Pancasila
Nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan antara lain nilai-nilai toleransi dan gotong-royong, tegas Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah, merupakan pedoman perilaku yang tepat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Diakui Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdatangan silih berganti dari waktu ke waktu.
Bila di masa lalu timbul perpecahan dipicu perebutan wilayah dan kekuasaan, menurut Rerie, saat ini kondisi serupa pun masih terus terjadi melalui perang ideologi dan ekonomi lewat penguasaan sumber daya alam. Rerie mengingatkan kepada setiap anak bangsa untuk terus memperkokoh kemandirian bangsa, persatuan dan kesatuan, serta semangat gotong-royong dalam mempertahankan keutuhan negeri ini.
Baca juga: Sejarah dan Tema Hari Kesaktian Pancasila
"Melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sanubari anak negeri adalah harga mati tidak bisa ditawar lagi bila negeri ini ingin tetap kokoh berdiri," pungkasnya. (Z-2)
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Aspek inklusivitas harus menjadi fondasi utama dalam proses pembangunan nasional.
DORONG upaya pencegahan pekerja anak di tanah air secara konsisten dengan menerapkan kebijakan yang komprehensif dan didukung sejumlah pihak terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved