Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir meminta para elite politik memasukkan sejumlah tokoh potensial capres-cawapres Pemilu 2024 untuk dilakukan fit and propert test oleh publik. Hal tersebut diungkapkannya saat menanggapi masuknya nama Muhadjir Effendy dalam bursa cawapres.
"Kita tidak boleh terjebak pada satu atau dua calon agar pilihannya (calon yang muncul) banyak," kata dia di SM Tower, Sabtu (24/6).
Menurutnya dengan banyak pilihan, ruang politik akan lebih terbuka dan cair. Ruang demokrasi di era reformasi yang sudah berlangsung lebih 20 tahun harus terbuka bagi tokoh-tokoh yang ada untuk dinilai kelayakannya sebagai Capres dan Cawapres.
Baca juga : Koalisi Perubahan Sebut Sudah Sepakat Soal Cawapres, Diumumkan Usai Anies Naik Haji
Dengan demikian, imbuhnya, pasangan calon Capres-Cawapres akan lebih banyak. Bahkan, menurut dia, ambang batas 20% untuk mengajukan capres-cawapres bisa diturunkan lagi agar Paslon Capres-Cawapres bisa lebih banyak.
"Memang kalau terlalu banyak repot juga, tetapi jangan terlalu terbatas juga," kata dia. Dengan demikian, ia berharap, dalam pemilu yang akan datang, Paslon yang maju tidak hanya tiga paslon, tetapi bisa enam paslon atau tujuh paslon.
Baca juga : Pemilu 2024, Jokowi: Pesan Ibu Mega Sudah Jelas
Menurut dia, dalam demokrasi, kemenangannya jangan terlalu besar, mutlak. Dalam demokrasi yang cair dan terbuka, banyak Paslon akan membuat check and balances semakin terbuka dan aspirasi publik dapat semakin tersalurkan, dan agar tidak terjadi apatisme politik.
Ia juga berharap, ke depan masyarakat dapat semakin dewasa dalam berpolitik. Dari mana calon tersebut, calon tersebut harus ditempatkan sebagai anak bangsa.
"Dia harus ditempatkan sebagai milik bangsa. Ketika jadi (sebagai Presiden dan Wakil Presiden), siapapun, dia harus menjadi milik bangsa, milik Indonesia. Jangan lagi menjadi milik satu partai, satu golongan, satu koalisi," kata dia.
Haedar menegaskan, Indonesia terlalu dipertaruhkan apabila hanya menjadi milik satu partai politik, satu golongan, atau satu koalisi. (Z-4)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved