Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo akan mengangkat dua staf khusus baru. Kedua staf khusus Presiden yang baru itu yakni Komjen (Purn) Gories Mere dan Diaz Hendropriyono.
"Benar (Presiden mengangkat Gories Mere dan Diaz sebagai staf khusus)," kata Juru Bicara Presiden Johan Budi saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Minggu (10/7) malam.
Tapi, belum jelas benar bidang apa yang bakal dijabat keduanya. Johan pun belum membeberkan rinci akan menjadi staf khusus bidang apa Gories dan Diaz.
"Staf khusus presiden saja sebutannya," tambah Johan singkat.
Belum diketahui kapan waktu pasti keduanya bakal dilantik. Informasi yang dihimpun, surat keputusan pengangkatan keduanya sudah siap dan tinggal diteken Presiden. Gories Mere disebut bakal menduduki posisi staf khusus bidang intelijen. Sedangkan Diaz Hendropriyono akan mengisi posisi staf khusus bidang sosial.
Komjen (Purn) Gories Mere merupakan eks Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepala Detasemen Khusus 88. Sedangkan Diaz Hendropriyono diketahui saat ini menjabat sebagai Komisaris PT Telkomsel.
Masuknya dua staf khusus baru tersebut, berarti Presiden Joko Widodo total memiliki enam staf khusus. Empat staf khusus Presiden Joko Widodo yang sudah ada saat ini yakni Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, Lenis Kogoya dan Johan Budi, yang juga merangkap sebagai juru bicara.(X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved