Rabu 28 Desember 2022, 15:06 WIB

Projo Ingin Pemilu 5 Tahunan Berjalan Normal

RO/Micom | Politik dan Hukum
Projo Ingin Pemilu 5 Tahunan Berjalan Normal

.
.

 

KELOMPOK relawan pendukung Jokowi, Projo, menolak wacana penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan menjadi tiga periode. Projo menginginkan agar Pemilu tetap pada koridornya berjalan secara normal lima tahunan.

Projo menilai wacana perpanjangan kekuasaan apapun bentuknya merupakan hal yang berbahaya karena bisa mengancam demokrasi di Indonesia.

“Kalau sudah kejadian sekali, maka akan kejadian yang kedua kalinya, maka akan kejadian yang seterusnya, ini akan mendorong kekuasaan yang totalitarianisme. Dan kita tidak mungkin ada didalam posisi yang mengamini tindakan-tindakan berbahaya itu,” kata Bendahara Projo Panel Barus dalam konferensi pers Projo bertajuk Membaca Dinamika Tahun Politik 2023-2024 Selamatkan Jokowi Tolak Penundaan Pemilu yang digelar di Kantor DPP Projo, Rabu (28/12).

Panel menyebutkan penolakan penundaan pemilu atau tiga periode harus digaungkan untuk menyelamatkan Presiden Jokowi dari jebakan ide-ide liar yang berbahaya dan cenderung menabrak konstitusi dan berlawanan terhadap perjuangan reformasi.

“Bagi Projo suara-suara tersebut justru berpotensi menjerumuskan kepemimpinan Jokowi yang sejauh ini sudah berlangsung sangat baik, dengan berbagai kemajuan yang sudah ditandakan,” katanya.

Projo menyadari bahwa memang ada aspirasi dari sebagian masyarakat yang menginginkan Jokowi untuk melanjutkan masa jabatan tiga periode. Namun Projo juga menyadari hal tersebut bertentangan dengan konstitusi UUD 1945, demokrasi, dan semangat reformasi.

“Ide-ide liar perpanjangan kekuasaan apapun bentuknya penundaan pemilu, ini munculnya dari elit-elit politik nah ini yang berbahaya. Wacana liar ini datang dari ketidakmengertian segelintir elit politik tentang tahapan konsolidasi demokrasi.” ujarnya.

“Kami melihat keinginan penundaan pemilu tidak memiliki dasar dan prasyarat serta syarat yang mengharuskan terjadinya penundaan pemilu. Suara-suara tersebut seakan mengangkangi sikap pemerintahan Jokowi yang sudah menetapkan 14 Februari 2024 sebagai tanggal dilaksanakannya pemilu,” pungkasnya. (J-1)

Baca Juga

ANTARA

PDIP: Raperda ERP Perlu Dikaji Komprehensif

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:24 WIB
DPRD sesungguhnya berharap Pemprov DKI bisa mengeluarkan kebijakan yang efektif tanpa membebani...
ANTARA

Jaksa Menuntut Agus Nurpatria dengan Pidana 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

👤Irfan Julyusman 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:15 WIB
Agus terbukti melakukan tindak pidana yang melakukan, menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan tindak...
DOK MI

PAN Dinilai Siap Pasang Badan Dorong Erick Thohir Jadi Cawapres KIB

👤Widhoroso 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:08 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir diyakini akan diusung oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP sebagai calon...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya