Senin 15 Agustus 2022, 13:25 WIB

Pengamat: Visi dan Misi KIB Bisa Perkuat Demokrasi Indonesia

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pengamat: Visi dan Misi KIB Bisa Perkuat Demokrasi Indonesia

ANTARA
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kanan)

 

PEMAPARAN visi dan misi Koalisi Indonesia Bersatu pada Minggu (14/8) di Surabaya mendapat tanggapan positif dari Airlangga Pribadi Kusman. Pengamat politik dari Universitas Airlangga ini menilai KIB lebih maju dibandingkan koalisi lain karena sudah memaparkan ide dan gagasannya. Bahkan sudah mulai bertarung untuk menguji ide dan gagasan mereka lewat visi dan misi yang sudah dipaparkan.

“Ide dan gagasan inilah yang seharusnya menjadi yang utama untuk diperjuangkan, yang paling penting bahwa lewat ide dan gagasan ini kita tidak hanya memilih pemimpin yang memiliki konstituen besar, tetapi memilih pemimpin yang layak untuk memimpin Indonesia ke depan,” kata Airlangga Pribadi, Senin (15/8). 

Baca juga: Deklarasikan PATEN, KIB Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Lewat pernyataan tentang visi dan misi KIB ini, Airlangga berharap, agar bisa memperkuat demokrasi di negara ini. Ia berharap KIB ini bisa mempertemukan calon-calon presiden untuk diuji tentang kemampuan mereka serta visi dan misi mereka.

“Saya berharap KIB ini benar-benar mendorong pemimpin yang layak untuk memimpin negara ini. Saya juga berharap, ide, gagasan dan rasionalitas yang menjadi visi dan misi KIB menjadi matahari kesadaran dari politik Indonesia,” tambah Airlangga.

Ibaratnya, diungkapkan oleh Airlangga, ide dan gagasan KIB bisa menjadi pohon beringin yang meneduhkan dan mengakar kuat di bumi Indonesia. “Selanjutnya juga menjadi kiblat arah masa depan Indonesia,” ucapnya.

Bagi Airlangga, dalam memilih figur calon presiden, masyarakat tidak boleh terjebak pada populisme. “Sisi positifnya, memang figur yang populis bisa menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Namun sisi negatifnya, calon populis ini biasanya membawa politik identitas,” ujarnya.

Airlangga juga sangat menghargai pernyataan para ketua parpol KIB yang menghilangkan politik identitas. Pasalnya politik identitas hanya akan memecah belah bangsa ini.

“Untuk itu penguatan ekonomi penting di sini, karena mereka yang memilih politik identitas ini sejatinya bukan kelompok miskin. Namun mereka adalah kelas menengah, yang kepentingan dan kebutuhannya terancam,”  tambah Airlangga.

Munculnya KIB dengan menawarkan gagasan untuk melanjutkan program pembangunan yang diusung oleh Presiden Joko Widodo saat ini, dinilai Airlangga sebagai program yang tepat. Mulai dari penguatan infrastruktur, inklusi digital hingga ketahanan pangan, diharapkan dapat meningkatkan kelas menengah yang ada saat ini.

Baginya jika kelas menengah kuat, maka akan mengeliminasi politik identitas yang sempat muncul pada pilpres sebelumnya.

“Saya yakin, dengan menghilangkan politik identitas, maka capres dari KIB nanti akan memiliki gagasan dan ide yang siap untuk bertarung di Pilpres mendatang,” pungkasnya. (RO/OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal H

Lukas Enembe Diminta Serahkan Rekam Medis Resmi Soal Kesehatannya

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:45 WIB
"Alasan ketidakhadiran tersangka karena kesehatan tentu juga harus disertai dokumen resmi dari tenaga medis supaya kami dapat analisis...
MI/Heri Susetyo

Paska Andika Perkasa, Panglima TNI dari AL, AU atau AD Lagi Ya?

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:20 WIB
PANGLIMA TNI, Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun sebagai prajurit TNI pada Desember 2022. Penggantinya dari matra AU, AL...
MI/Susanto

Kritik AHY ke Jokowi Soal Infrastruktur Dinilai Sebagai Langkah Bunuh Diri

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:12 WIB
“Infrastruktur itu backbone politik Jokowi. Kepuasaan publik di bidang infrastruktur memuaskan. Wajah politik Jokowi itu wajah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya