Jumat 17 Juni 2022, 14:15 WIB

Kepolisian Terjunkan 600 Personel Kawal Demo PA 212 di Depan Kedubes India

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Kepolisian Terjunkan 600 Personel Kawal Demo PA 212 di Depan Kedubes India

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ilustrasi

 

Massa dari kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar demonstrasi bertajuk 'Aksi 1706' di kantor Kedutaan Besar (Kedubes) India, Jakarta Selatan, Jumat (17/6).

Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Agung Permana mengatakan, pihaknya menyiapkan 600 personel untuk mengamankan aksi tersebut. "Ada 600 personel disiapkan, ada barakuda satu dan rantis juga ada," ujar Agung kepada wartawan, Jumat (17/6).

Agung menjelaskan pihaknya akan menutup jalur lambat di sekitar kantor Kedubes India setelah massa aksi mulai berdatangan. "Tetap jalur cepat bisa digunakan nanti. Paling ditutup cuma jalur lambat yang dari Epicentrum ke Hotel Luwangsa ditutup karena mengingat massa nanti di jalan raya di jalur lambat," jelasnya.

Agung mengimbau massa aksi untuk tertib dalam menyampaikan pendapat. "Imbauan tertib aja jangan anarkis jalanin sesuai prosedur kalau dibatasin terakhir sampai pukul 18:00, ya berarti pukul 15:00 sudah bubar," tutupnya.

Sebelumnya, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan ke kepolisian. "Seperti biasanya kami hanya melayangkan surat pemberitahuan," kata Novel.

Novel mengatakan terdapat tujuh tuntutan dalam aksi unjuk rasa hari ini. Pertama, meminta kepada pemerintah India memproses hukum para penista agama sesuai resolusi PBB tentang Islamophobia.

Kedua, hentikan tindakan kekerasan dan pembunuhan kepada para ulama dan umat Islam yang membela agamanya dari para penista.

Ketiga, setop merobohkan rumah umat Islam dan ulama yang membela agama Islam. Keempat, meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik terhadap negara India apabila tuntutan kami tidak dikabulkan.

Kelima, meminta kepada rakyat Indonesia untuk memboikot semua produk India. Keenam, Meminta kepada rakyat Indonesia tidak melakukan kunjungan ke India.

Terakhir, apabila agama Islam terus dinistakan dan umat Islam diserang, maka meminta kepada pemerintah Indonesia segera mendeportasi warga India yang berada di Indonesia. (OL-12)

Baca Juga

dok.pribadi

Tiga Alasan Dewan Keamanan Nasional Tak Diperlukan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 12:50 WIB
RENCANA pembentukan Dewan Keamanan Nasional (DKN) yang kembali mencuat dinilai membuang-buang energi, sebab keberadaan DKN tidak...
Dok. DPR RI

Cek Persiapan Akhir Penyelenggaraan P20, Puan Jajal Mobil Listrik yang akan Digunakan Delegasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:36 WIB
“Ini momen istimewa karena Indonesia belum pernah menjadi tuan rumah P20 sehingga kita harus memastikan semua delegasi dan tamu yang...
dok.korlantas

Belum Bayar Pajak Kendaraan Bisa Ditilang, Ini Penjelasan Korlantas

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:15 WIB
PENGENDARA dengan STNK yang pajaknya mati bisa ditilang karena belum disahkan ataupun diperpanjang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya