Jumat 20 Mei 2022, 23:05 WIB

Irjen Napoleon Dipecat Usai Semua Kasus Inkrah

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Irjen Napoleon Dipecat Usai Semua Kasus Inkrah

Antara
Irjen Napoleon Bonaparte

 

IRJEN Napoleon Bonaparte belum juga dipecat dari institusi Polri. Jenderal bintang dua itu menjalani sidang kode etik profesi usai semua kasus yang menjeratnya inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

"Iya (tunggu semua kasusnya inkrah), ada putusan dari pengadilan pidananya atau pengadilan negerinya, " kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/5)

Gatot memastikan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri akan melakukan sidang kode etik terhadap Napoleon. Namun, dia belum dapat memastikan waktunya.

"Tentunya setelah dapat inkrah dari putusan pengadilan yang nanti akan dikenakan kepada Pak Napoleon, " ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.

Gatot menyebut pengadilan terhadap Napoleon masih berjalan. Meski dia tidak memerinci kasus apa saja yang masih berproses di persidangan.

"Jadi gini, pengadilannya kan masih berjalan, pengadilan pidana kan. Nanti setelah ada putusan itu, sidang kode etik akan menyertai, " jelas Gatot.

Untuk diketahui, Napoleon masih berstatus sebagai anggota Polri aktif. Dia masih memegang pangkat kebanggaan yakni jenderal polisi bintang dua.

Napoleon dijerat tiga kasus. Pertama, kasus kasus suap dan penghapusan red notice buronan Djoko Soegiarto Tjandra. Jenderal bintang dua itu dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang untuk menjalani hukuman empat tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan.

Kedua, menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus suap dan penghapusan red notice buronan Djoko Tjandra. Napoleon terbukti menerima suap dari Djoko Tjandra senilai SG$200 ribu atau sekitar Rp2.145.743.167 dan US$370 ribu sekitar Rp5.148.180.000. Fulus diberikan melalui perantara pengusaha Tommy Sumardi.

Kasus TPPU ini belum inkrah. Napoleon masih menjalani persidangan terkait kasus tersebut.

Terakhir, kasus penganiayaan terhadap tersangka kasus dugaan penistaan agama Muhammad Kece (M Kece). Irjen Napoleon melumuri tinja manusia ke wajah M Kece karena kekesalannya atas pernyataan M Kece yang diduga menghina agama Islam.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi saat mereka sama-sama menjadi penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada 26 Agustus 2021. Kini kasusnya tengah bergulir di persidangan. (OL-8)

Baca Juga

Ist/DPR

MPR Usul Debat Capres Angkat Tema Kebangsaan

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 16:00 WIB
Secara teknis Jazilul menjelaskan MPR akan segera berkomunikasi dengan KPU untuk merealisasikan rencana...
 MI/ Moh Irfan

Mentan SYL Ungkap Sosok Tjahyo Kumolo, Ahli Ibadah dan Pembela Rakyat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 14:17 WIB
Mentan SYL mengungkapkan bahwa almarhum Tjahyo Kumolo semasa hidupnya adalah sosok idealis yang mengedepankan kepentingan bangsa dan...
MI/Ramdani

3 Pengemudi Mobil yang Balap Liar Tutup Jalan di Senayan Ditangkap

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 12:30 WIB
Wakil Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Rusdy Pramana menjelaskan ketiga pelaku tersebut diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya