Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Gorontalo dipicu pengeroyokan dan penikaman aparat Polda Gorontalo, Bripda Moh Kurniawan, oleh para narapidana.
“Saat petugas ingin memproses penyelidikan terkait peristiwa tersebut (penganiayaan Bripda Moh Kurniawan) ada perlawanan. Diawali dengan ajakan provokatif napi dan bahkan di antara mereka melakukan pelemparan kepada petugas dengan bom molotov,” ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Jakarta, seperti dilaporkan Metro-tvnews.com, kemarin.
Pihaknya masih mempertanyakan dari mana asal bom molotov tersebut hingga napi bisa merakit di dalam LP. “Ini jadi pertanyaan kita, kenapa napi di dalam LP bisa bikin bom molotov,” ujarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar (AKB) Bagus Santoso mengungkapkan juga ditemukan ditemukan ratusan barang terlarang dalam sel tahanan.
“Kami menemukan parang, pisau, tombak, balok kayu, obeng, jarum, paku, hingga satu paket yang diduga narkoba jenis sabu beserta alat isap,” kata AKB Bagus.
Diketahui, musabab terjadinya kerusuhan di LP tersebut diduga saat polisi hendak melakukan penyelidikan terhadap aksi penikaman Bripda Moh Kurniawan saat mengantar napi dan hendak menandatangani berita acara penyerahan napi seusai menjalani persidangan.
Polisi telah mengamankan Edi Nur Kamiden yang diduga melakukan penikaman terhadap Kurniawan. Kini pelaku telah dibawa ke Polda Gorontalo untuk diperiksa. (Ant/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved