Rabu 22 September 2021, 23:46 WIB

Mengabadikan Semangat Juang Yun Hap

Anggi Putri Lestari | Politik dan Hukum
Mengabadikan Semangat Juang Yun Hap

Antara/Wahyu Putro
Aksi tabur bunga untuk mengenang korban tragedi Semanggi

 

DUA puluh satu tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 24 September 1999, Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia angkatan 1996, Yap Yun Hap, tewas ditembak dalam perjuangan menuntut penolakan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (UU PKB) pada Tragedi Semanggi 2. Hingga hari ini, tragedi Trisakti, Semanggi 1, Semanggi 2, masih menjadi misteri. 

Dalam forum diskusi salemba ILUNI UI yang dilakukan secara virtual dengan tema Yap Yun Hap, The Forgotten Part 2 menghadirkan beberapa narasumber seperti Kokom, Pande K Trimayuni dan Papang Hidayat. Diskusi ini mencoba mengingat kembali perjuangan Yun Hap dan merefleksikan perjuangannya terkait dengan legacy dan perjuangannya ke depan. 

Baca juga: Bupati Kolaka Timur Terima Suap Terkait Dana Hibah BNPB

"Dalam perjuangannya, Yun Hap sangat teguh untuk memperjuangkan hak-hak warga meskipun dia berasal dari kelompok minoritas. Yun Hap merupakan sosok sang pejuang yang rela mengorbankan dirinya dan memastikan teman-temannya berada di posisi aman dan selamat," ujar Kokom, sahabat dari Yun Hap, Rabu (22/9).

Yun Hap merupakan simbolis dari gerakan '98 dan diharapkan bukan hanya sekedar memperingati sosoknya tetapi juga bisa menumbuhkan semangat dan mentransfernya kepada masyarakat secara luas. 

"Semangat itu semakin kita tingkatkan untuk memperjuangkan demokrasi karena memang demokrasi kita semakin turun. Kita harus lebih memperjuangkan hak-hak sipil serta anti kekerasan," paparnya. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Tersangka Kasus Perindo Sempat Keliling Jakarta dan Berupaya Lari

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:58 WIB
IG sempat berkeliling di wilayah Jakarta sebelum akhirnya datang ke Gedung Bundar...
Dok kemenhub

Kemenhub Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19 Libur Nataru

👤RO/Micom 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:30 WIB
Libur nataru jangan sampai merusak upaya mengendalikan covid-19 yang telah...
Antara/Jessica Helena Wuysang.

Korupsi Komisi Agen, Pejabat Askrindo Jadi Tersangka

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 20:27 WIB
Selain itu, ia juga membagi dan menyerahkan share komisi yang ditarik secara tunai di AMU kepada empat orang di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya