Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Giliran Indonesia Pimpin Pemberantasan Kejahatan Lintas Negara

Basuki Eka Purnama
26/4/2016 12:28
Giliran Indonesia Pimpin Pemberantasan Kejahatan Lintas Negara
(Antara)

SEBAGAI salah satu negara yang telah diperhitungkan ekistensinya di kawasan Asia Tenggara, Indonesia ditunjuk melanjutkan kepemimpinan Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC-ASEAN). Selain itu, beberapa prestasi yang berhasil dicapai oleh Indonesia, menjadi ukuran perpindahan tongkat estafet kepemimpinan.

Ketua SOMTC Sieng Lapresse menyatakan hal itu usai melakukan perbincangan khusus dengan perwakilan dari Indonesia yang diwakili Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Anang Iskandar di Bangkok, Thailand.

Sieng sedikit membocorkan salah satu agenda lanjutan dari gelaran pertemuan SOMTC yang rencananya akan digelar di Jakarta pada akhir Mei 2016 di Jakarta nanti.

“Akhir Mei nanti, jabatan Ketua SOMTC akan diserahkan kepada Indonesia. Ini menjadi penting karena keberadaan dan keberhasilan Indonesia mengantisipasi beberapa persoalan kejahatan lintas negara di kawasan Asia Tenggara, menjadi ukuran bagi negara ASEAN lainnya”, ungkap Sieng.

Menanggapi hal itu, Anang melihat bahwa Indonesia juga mesti belajar banyak hal dari kepemimpinan pertemuan SOMTC sepanjang 2015. Ia melihat adanya kecenderungan positif selama SOMTC intensif dilaksanakan, khususnya di kawasan ASEAN.

“SOMTC memiliki peran penting bagi kawasan ASEAN, salah satunya penguatan melalui manajemen perbatasan yang berhasil dilakukan. Kondisi yang cenderung kondusif di kawasan Asia Tenggara, menjadi ukuran bahwa pertemuan sejenis ini mesti terus dilaksanakan,” ujar Anang.

Kedua SOMTC Leader berharap pertemuan SOMTC di Jakarta bulan depan berjalan lancar dan menghasilkan masukan yang baik dalam kerja sama penanganan kejahatan lintas negara.

SOMTC sendiri sudah digelar lebih dari 15 kali yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan pemberantasan kejahatan lintas negara. (RO/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya