Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI telah menjaring 1 261 calon anggota dari program Rekrutmen proaktif (Rekpro). Itu tercatat dalam kebijakan utama transformasi organisasi dengan program peningkatan kinerja menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0.
Penanggung jawab kegiatan 04 Brigjen Sandi Nugroho menerangkan pemantapan program rekrutmen proaktif dalam proses rekrutmen Polri memiliki konsep affirmative action, talent scouting, dan reward.
Kegiatan itu memiliki rencana aksi 009, yakni Pemantapan Program rekrutmen proaktif dalam proses rekrutmen Polri (affirmative Action, Talent Scouting, dan Reward).
Baca juga: Kapolri Akan Bangun 84 Polsek Baru di 23 Polda
Rekrutmen proaktif atau disingkat Rekpro sepanjang tahun ini mencapai 1.261 peserta, dengan masing-masing melalui affirmative action sejumlah 500 peserta (371 pria dan 129 wanita); penghargaan sejumlah 40 peserta (30 pria dan 10 wanita); dan talent scouting sejumlah 721 peserta (472 pria dan 249 wanita).
“Total calon Bintara Polisi yang terjaring melalui program Rekpro sejumlah 873 pria dan 388 wanita,” ujarnya.
Pendekatan Rekpro ini memanfaatkan aplikasi yang disebut elektronic Rekpro atau e-Rekpro.
Iwan menuturkan, validasi data dilakukan secara bertahap. Mulai dari ujung oleh petugas Bhabinkamtibmas langsung di lapangan sampai ke tingkat Mabes untuk menentukan kelulusan calon anggota.
“Sehingga, di tingkat Mabes dapat terlihat total data pendaftar yang sudah masuk beserta status pendaftarannya,” terangnya.
Data pendaftar yang lolos seleksi di tingkat Polres selanjutnya akan dilakukan penjaringan kembali di tingkat Polda.
Pada halaman admin Polda akan terlihat jumlah data yang terkumpul dari masing-masing Polres di wilayah hukum polda tersebut.
“Dari data ini, Polres jajaran dapat menginstruksikan petugas Bhabinkamtibmas untuk melakukan validasi data langsung di lapangan,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Irjen Wahyu Hadiningrat sekaligus pengarah tim Posko Presisi mengatakan data pendaftar yang lolos seleksi di tingkat polda selanjutnya akan dilakukan validasi akhir untuk menentukan kelolosan pendaftar sebagai anggota Polri.
Sehingga, pada admin mabes terkumpul seluruh data pendaftar dari seluruh Polda. Maka, terlihat sebaran data pendaftar baik dari status pendaftaran, pilihan jalur pendaftaran maupun dari wilayah Polda mana sebaran pendaftar.
Wahyu menuturkan Rekpro memberikan kesempatan bagi putra dan putri terbaik bangsa dapat mengikuti proses seleksi dengan baik, setelah diberikan pendampingan.
“Proses pendampingan ini diberikan agar para peserta tes dapat menjalani proses tanpa gagap. Minimal sudah memahami apa saja yang akan dialami pada saat tes. Sehingga, para peserta dapat mengikuti seleksi secara optimal,” pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved