Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami keterlibatan anggota DPRD DKI Jakarta lain dalam kasus suap yang melibatkan mantan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi. Pasalnya ada dugaan Sanusi merupakan broker membagi-bagikan uang ke sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta guna memuluskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari sejumlah pengembang proyek reklamasi.
"KPK belum dapat info tentang itu. Tetapi kalau ada, penyidik akan mendalami sejauh mana kaitannya dengan kasus yang ditangani KPK," ujar Pelaksana Harian Kepala Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Senin (4/4).
Yuyuk menjelaskan KPK akan meminta keterangan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta. Hal itu untuk mendalami perkara dan pengembangannya tentu pemeriksaanya kepada yang relevan dan mengetahui perkara tersebut.
"Semua pihak yang relevan dan pernah mengetahui kronologis raperda itu akan dimintai keterangan," tegasnya.
Ia menjelaskan, KPK dalam perkara yang bermula dari Operasi Tangkap Tangani (OTT) ini pada 31/3 ini terus dalami kasus suap dan kaitannya dengan pihak lain. Hal itu seperti pada pemeriksaan perdana terhadap tersanka sekaligus karyawan PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro.
"Dia (Trinanda Prihantoro) diperiksa sebagai saksi untuk MSN (M Sanusi) belum ada update pemeriksan, yang jelas hasil pengembangan OTT dan didalami perkara reklamasi ini. Pengembangan perkara suap ini akan terus didalami penyidik, kami baru periksa satu orang silakan ditunggu ada pemeriksaan tersangka dan saksi (lain)," terangnya.
KPK pun sambungnya, akan meminta keterangan seluruh pihak termasuk pihak yang turut merencanakan proyek tersebut. "Semua yang terkait dengan raperda dan kaitan-katian yang lain yang lain akan diusut KPK," katanya.
Yuyuk mengatakan terkait kelanjutan proyek KPK tidak bisa menghentikannya. Namun penghentian proyek itu nantinya bisa saja terjadi apabila ada rekomendasi dari hasil penyidikan.
"Penundaan izin reklamasi bukan domain KPK, kami masih akan mendalami kasus ini dulu. Apakah ada rekomendasi setelah menyelidiki kasusnya, akan dibicarakan kemudian," jelasnya.
Menanggapi peran Sanusi, kuasa hukum Sanusi, Krisna Murthi mengatakan pihaknya sedang melakukan pembicaraan jusctice collabolator. Diketahui hal itu apabila disetujui untuk diajukan tentunya Sanusi akan membongkar seluruh pihak yang menerima aliran suap dan memberikan suapnya. "Masih kita diskusikan untuk ke arah sana (Justice Collabolator)," tukasnya. (OL-2)
Karhutla terjadi akibat adanya oknum masyarakat yang sembarang melempar puntung rokok ke lahan kering yang mudah terbakar ataupun yang membuka lahan dengan cara membakar.
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved