Rabu 28 Oktober 2020, 13:26 WIB

Presiden Resmikan TVRI Papua Barat

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Presiden Resmikan TVRI Papua Barat

ANTARA
Presiden RI Joko Widodo.

 

PRESIDEN Joko Widodo meresmikan TVRI Stasiun Papua Barat sebagai Stasiun TVRI yang ke-30. Melalui peresmian operasi TVRI di Papua Barat itu, Presiden menegaskan keseriusan dan komitmen pemerintah untuk menjaga persatuan dan pemerataan akses informasi.

"Stasiun ini akan melayani masyarakat Papua, menyediakan berbagai informasi berkualitas, sehingga masyarakat Papua mendapatkan akses informasi yang sama dengan masyarakat di wilayah Indonesia lainnya," ucap Presiden saat memberikan pidato pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 secara virtual, Rabu (28/10).

Baca juga: Agung Laksono Sebut UU Cipta Kerja Tak Ada yang Dirugikan

Presiden mengatakan salah satu sarana untuk mengetahui wajah Indonesia dan berbagai perkembangan yang terjadi di Indonesia dan dunia ialah melalui televisi. Dengan akses informasi itu, peristiwa yang terjadi di Papua dapat diketahui masyarakat di Jawa, Sumatera dan lainnya. Sebaliknya, peristiwa yang terjadi di berbagai wilayah Tanah Air juga dapat diketahui oleh masyarakat di Papua.

Jokowi berpandangan persatuan dan bekerja sama ialah kunci untuk mencapai Indonesia Maju. Untuk itu, upaya-upaya untuk menjaga persatuan dan keindonesiaan harus terus dilakukan. Menurutnya, menjadi Indonesia tidak cukup hanya dengan menjadi bagian dari wilayah Indonesia.

"Kita harus bekerja sama merawat keindonesiaan. Keindonesiaan harus selalu dijaga dengan semangat solidaritas dan rasa persaudaraan. Kita harus saling membantu satu sama lain dalam semangat solidaritas. Tidak ada Jawa, tidak ada Sumatera, tidak ada Sulawesi, tidak ada Papua, yang ada adalah saudara sebangsa dan setanah air," tegasnya.

Presiden juga menyampaikan persatuan harus terus diperjuangkan dengan menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Untuk mewujudkan Indonesia yang satu, seluruh komponen bangsa harus bekerja sama membangun Indonesia secara adil dan merata, membangun Indonesia sentris dengan membangun dari pinggiran, desa, pulau terdepan, hingga perbatasan.

"Kita juga membangun infrastruktur yang memudahkan konektivitas antarwilayah, antarpulau untuk mempersatukan Indonesia. Dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan, maka masyarakat Papua, masyarakat Aceh, dan masyarakat Indonesia di berbagai wilayah merasa menjadi bagian dari Indonesia, merasa memiliki Indonesia, serta ikut berkontribusi untuk memajukan Indonesia," paparnya. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara

Polri Siagakan Personel di Rumah Ibunda Mahfud

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:00 WIB
“Semua bentuk pengamanan dilakukan secara tertutup atas surat perintah (sprin) dari Polres setempat,” ungkap...
Antara

Polisi Minta Pendukung Rizieq Jangan Halangi Proses Hukum

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 02 Desember 2020, 19:45 WIB
Awi menyebut masyarakat seharusnya sudah bisa mengerti bahwa siapapun harus tunduk kepada hukum tanpa...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Polda Metro Jaya Tanggapi Permintaan Maaf Rizieq Shihab

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 02 Desember 2020, 19:04 WIB
Ia mengaku terdapat pelanggaran protokol kesehatan di balik semua kegiatannya terjadi tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya