Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Ede Surya Darmawan mengkhawatirkan, berhentinya pemaparan update kasus covid-19 oleh juru bicara nasional akan membuat publik lalai untuk melakukan langkah pencegahan penularan.
"Simpelnya jadi tidak ada berita harian yang ditunggu-tunggu. Khawatir melalaikan kewaspadaan masyarakat," kata Ede kepada Media Indonesia, Rabu (22/7).
Baca juga: Sebanyak 49% Masyarakat Optimistis Ekonomi Membaik Pasca Pandemi
Ede menilai, semestinya pemerintah mengumumkan secara detail, bukan hanya angka perkembangan kasus, tetapi juga meliputi proses pelacakannya.
"Umumkan saja hasilnya, tapi proses tracking dan tracing juga harus diumumkan dengan baik. Sekarang kan hanya hasil yang diumumkan, testing dan hasil, tapi berapa puskesmas dari 10.155 puskesmas yang ada yang mampu melakukan tracing dan tracking kasus?" tanyanya.
Baca juga: Istana Sebut Kebijakan PJJ Bisa Lebih Kontekstual
Seperti diketahui, sebelumnya kasus harian dipaparkan langsung oleh juru bicara nasional penanganan covid-19 setiap hari. Namun, mulai hari ini, Rabu (22/7), update kasus harian hanya disajikan lewat bentuk data melalui situs www.covid.go.id dan kemenkes.go.id. (Ata/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved