Minggu 10 Mei 2020, 09:52 WIB

Kemenkop UKM Didesak Perkuat Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Kemenkop UKM Didesak Perkuat Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam

Isitimewa/DPR
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron

 

ANGGOTA Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendesak Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) untuk segera membuat dasar hukum yang lebih kuat tentang pengawasan eksternal koperasi simpan pinjam (KSP). Sehingga, sambung Herman, kasus gagal bayar seperti Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta atau Indosurya Simpan Pinjam (ISP) tidak lagi terulang di masa mendatang.

Herman menegaskan, Kemenkop UKM seharusnya memiliki sistem data seperti halnya PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

Pemaparan itu disampaikan Herman saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI dengan nasabah dan karyawan KSP Indosurya terkait permohonan RDPU nasabah dan karyawan KSP Indosurya yang digelar secara virtual, Jumat (8/5).

“Saya meminta, Kemenkop membuat dasar hukum yang lebih kuat mengenai pengawasan eksternal yang jauh ini belum terakomodir. Selain itu, ini juga harus ditelurusi berkaitan dengan pihak mana afiliasi usaha Indosurya harus didalami. Lalu, kita bisa undang afiliasinya tersebut. Tujuannya, yang penting kita bisa memfasilitasi agar para nasabah ini hak-haknya bisa kembali," ujar Herman.

Lebih lanjut, politikus F-Demokrat itu mendorong agar segera diadakannya rapat dengan pihak Kemenkop UKM serta jajaran pengurus KSP Indosurya atau Indosurya Simpan Pinjam.

Salah satu tujuannya adalah untuk melihat kondisi keuangan terbaru koperasi ini. Sehingga, ungkap Herman, dengan demikian bisa diukur kemampuan KSP Indosurya/Indosurya Simpan Pinjam untuk mengembalikan dana nasabah.

“Jika tidak ditemukan aset likuid senilai dana nasabah, maka bisa ada opsi penyitaan aset-aset milik koperasi. Hasilnya, bisa digunakan untuk mengembalikan dana nasabah. Kami menegaskan, kasus gagal bayar ini tetap akan dikawal," tandas legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VIII tersebut. (OL-09)

Baca Juga

Antara

Mensos Juliari Serahkan Diri ke KPK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 06 Desember 2020, 04:11 WIB
Juliari langsung masuk ke ruang pemeriksaan yang berada di lantai dua Gedung Merah Putih...
MI/ Susanto

Tersangkut Suap Bansos Rp17 Miliar, Juliari Diminta Serahkan Diri

👤Rudy Polycarpus 🕔Minggu 06 Desember 2020, 02:23 WIB
"KPK mengimbau kepada JPB (Juliari Peter Batubara) dan AW (Adi Wahyono) untuk kooperatif, segera menyerahkan diri ke KPK," kata...
Antara

KPK Tetapkan Mensos Juliari Tersangka Suap Bansos

👤Rudu Polycarpus 🕔Minggu 06 Desember 2020, 02:01 WIB
Selain Juliari, KPK juga menetapkan empat orang lainnya sebagai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya