Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mempertimbangkan tiga aspek terkait wacana pemulangan warga asal Indonesia eks ISIS yang diduga bergabung dengan Islamic State di Suriah, yaitu keamanan negara, kemanusiaan, dan penegakan hukum. Ketiganya akan dibahas dalam rapat kabinet terbatas yang belum ditentukan waktunya.
"Hal paling utama ialah mengamankan WNI yang ada di Tanah Air. Karena itu, masyarakat diminta tenang sebab pemerintah belum mengambil keputusan apa pun mengenai wacana pemulangan WNI eks IS," ungkap Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres) Masduki Baidlowi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (7/2).
Soal keamanan, Masduki menyampaikan Indonesia punya pengalaman memulangkan WNI dari Afghanistan, yakni Ali Imron dan Ali Ghufron alias Mukhlas yang kemudian menjadi pelaku peristiwa bom Bali pada 2002. "Itu pelajaran buat kita semua sehingga menjadi pertimbangan," ucap Masduki.
Senada, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Komunikasi Politik KSP Donny Gahral Adian mengungkapkan banyak hal yang harus dipertimbangkan soal pemulangan 600 WNI itu.
"Pak Presiden sifatnya menolak. Namun, saya kira dalam waktu dekat (diputuskan) yang soal akan segera dipulangkan," ujar Donny di Jakarta, kemarin.
Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil secara tegas menolak wacana pemulangan itu karena mereka secara sadar tidak mengakui lagi kewarganegaraannya.
Dia tidak mempermasalahkan jika eks IS itu menjadi statelessness atau tidak berkewarganegaraan. Menurutnya, negara yang warganya bergabung dengan IS juga menolak kedatangan mereka. "Saudi menolak warganya. Masak kita menerima," sebutnya.
Keberatan juga disampaikan oleh Ketua Umum Ormas Vox Point Indonesia Yohanes Handoyo Budhisejati. Menurut dia, pemulangan para WNI itu hanya akan memperberat masalah radikalisme di Tanah Air.
Apalagi masih banyak persoalan intoleransi yang nyata-nyata terjadi yang menunggu sikap tegas pemerintah.
"Pemerintah masih punya pekerjaan penting lain yang lebih mendesak. Salah satunya intoleransi yang makin marak," ujarnya, kemarin.
Diadili di Indonesia
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) setuju pemulangan warga asal Indonesia eks IS. Mereka yang terbukti melakukan kejahatan lalu sebaiknya diadili di Indonesia.
"Kalau statusnya WNI, ya dipulangkan, tapi diketati, dipilih. Mana yang memang melakukan kampanye IS atau peran pengajakan, penyebaran ideologi, sampai orang yang melakukan kejahatan. Semua itu bisa diadili di Indonesia," kata Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam di Jakarta, kemarin.
Menurut Choirul, mengadili warga negara eks IS itu terdapat dalam Undang-Undang Terorisme Pasal 12 a dan b. Isinya bahwa jika warga negara Indonesia ke luar negeri melakukan latihan militer dengan kelompok teroris, mereka bisa dihukum.
Ia berkeyakinan bahwa mendeportasi warga Indonesia eks IS bisa meminimalisasi ancaman kejahatan.
"Kalau misalnya tidak dipulangkan, kondisi di sana semakin tidak terkendali. Biaya dari Amerika sudah tak ada, orang bisa lari dan masuk ke Indonesia tanpa teridentifikasi. Itu ancamannya semakin besar," ungkap Choirul.
Dikatakannya, pemerintah juga bertanggung jawab menyelamatkan anak-anak di Suriah tersebut karena mereka masih berstatus warga negara Indonesia. (Thm/Medcom/X-11)
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Kementerian Luar Negeri mengevakuasi gelombang pertama WNI dari Iran akibat situasi Timur Tengah yang tidak menentu. 22 WNI dijadwalkan tiba hari ini di Bandara Soekarno-Hatta.
Dua pemuda asal Pennsylvania ditangkap setelah melempar bom rakitan (IED) berisi paku dan baut saat protes di New York. Tersangka mengaku terinspirasi ISIS.
Ketegangan protes di depan kediaman Wali Kota NYC Zohran Mamdani berujung pada pelemparan bom rakitan. Dua pria ditangkap dan mengaku terinspirasi ISIS.
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
KELOMPOK militan ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada Jumat (6/2) di satu masjid Syiah, pinggiran Islamabad.
PERDANA Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan bom bunuh diri yang mengguncang masjid Syiah di Islamabad pada Jumat (6/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved