Kamis 19 Desember 2019, 23:03 WIB

RUU Perlindungan Tokoh Agama Dinilai Tidak Berfaedah

RUU Perlindungan Tokoh Agama Dinilai Tidak Berfaedah

Dok MI
Lucius Karus

 

Rancangan Undang-Undang Tokoh dan Simbol Agama yang masuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2020-2024 dinilai tidak penting. DPR mestinya memasukkan rancangan yang lebih penting.
 
"Ini RUU tidak berfaedah kalau dibahas dan dihasilkan. RUU sulit dipertanyakan urgensinya hanya memenuhi daftar," ucap peneliti Formappi Lucius Karus di kantor Formappi, Matraman, Jakarta Timur, Kamis, 19 Desember 2019.
 
Lucius mempertanyakan alasan tokoh agama mesti dilindungi. Padahal, mereka menyebar pesan damai. "Tokoh agama mana yang merasa terancam?," kata Lucius.

Dia menyebut rencana RUU itu cuma berkaca pada situasi jelang Pemilu 2019. Tokoh agama terancam cuma suatu insiden semata.

Lucius juga menyoroti RUU Minuman Beralkohol yang kembali masuk Prolegnas. Padahal, RUU sudah selesai dibahas pada 2015. "Masih cenderung mengangkat RUU yang sudah jelas periode lalu tidak diapa-apakan," kata dia.
 
Sebanyak 50 RUU masuk prolegnas prioritas periode 2020-2024. Empat RUU di antaranya merupakan warisan yang sudah dibahas anggota Dewan periode sebelumnya, yakni RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Bea Materai, dan RUU Mineral dan Batu Bara.
 
 

Baca Juga

ANTARA/M Agung Rajasa

Tidak Kunjung Tuntas, RUU Minol Dinilai Buat Bingung DPR

👤Fachr Audhia Hafiez 🕔Minggu 24 Januari 2021, 11:54 WIB
Lambannya pengesahan juga dilatarbelakangi penolakan sejumlah fraksi. Tercatat ada tiga fraksi yang menolak membahas RUU itu yakni PDI...
MI/Ardi Teristi

Komisi I DPR RI Minta KKB di Papua Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

👤Ardi Teristi 🕔Minggu 24 Januari 2021, 11:13 WIB
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Sukamta pun memberi saran TNI bisa menerjunkan Kopassus karena jumlah KKB tidak...
MI/Susanto

Sepanjang 2020, 65 Terpidana Korupsi Ajukan PK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 11:00 WIB
Lebih anehnya lagi, kata Ali, banyak narapidana korupsi yang mengajukan PK setelah putusan sidang tingkat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya