Kamis 14 November 2019, 14:00 WIB

Wamil Dinilai Bisa Tangkal Radikalisme

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Wamil Dinilai Bisa Tangkal Radikalisme

ANTARA/Saptono
Aktor dan Model Korea selatan Hyun Bin (ketiga kiri) saat menjalani tugas wajib militer di Jakarta

 

WACANA pengadaan wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai sangat cocok untuk menghapus paham radikalisme. Wajib militer dinilai bisa meningkatkan kecintaan terhadap Tanah Air.

"Wajib militer dalam konteks bela negara ini untuk membangun daya tangkal warga negara atas ancaman negara termasuk radikalisme. Selain itu, juga untuk meningkatkan nasionalisme dan cinta Tanah Air," kata Pengamat Intelijen Stanislaus, Kamis (14/11).

Stan mengatakan, saat ini, memang paham radikalisme sulit untuk dihalau pemerintah. Sampai saat ini juga masih belum ada resep pasti untuk melawan radikalisme.

Namun, dia mengatakan ada harapan dari program wajib militer ini. Dia berharap dengan program ini, bisa membuat tingkat kecintaan negara dari pelajar dan mahasiswa semakin meningkat.

"Ini memang penting dilakukan agar nasionalisme dan daya tangkal atas ancaman negara menjadi kuat pada generasi muda," ujar Stan.

Baca juga: Konsep Bela Negara Prabowo Dipertanyakan

Sementara itu, Stan mengatakan bahwa Indonesia agak sedikit terlambat dalam program bela negara ini. Seharusnya, program ini dilakukan sejak dulu kala.

"Di negara-negara lain hal ini dilakukan bahkan dengan sangat ketat. Soal positf atau negatif tergantung dari bentuk bela negaranya," ujar Stan.

Dia menyarankan pemerintah membangun pola yang baik untuk menyisipkan wajib militer di kalangan pelajar dan mahasiswa. Jangan sampai, lanjutnya, wajib militer membuat mahasiswa atau pelajar memperpanjang tahun bersekolah mereka.

"Secara teknis sebenarnya bisa dilakukan melalui ekstra kurikuler Pramuka yang wajib seperti yang sudah dilakukan di jenjang SMA, untuk mahasiswa juga bisa diatur, yang paling penting justru disiapkan peraturan perundangannya sehingg dasar pelaksanaannya jelas dan ditaati warga negara," tegasnya. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Jaya Kusuma

Eggy Sudjana Diperiksa Sebagai Tersangka Makar Kamis Mendatang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 02 Desember 2020, 08:52 WIB
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana  akan diperiksa oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya  pada Kamis (3/12) sebagai...
ANTARA/Reno Esnir

Dua Petinggi KAMI Segera Disidang

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 02 Desember 2020, 08:51 WIB
Polisi menangkap Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat pada 13 Oktober lalu atas dugaan penyebaran hoaks terkait omnibus...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/

Mahfud MD: Mereka Telah Mengganggu Ibu Saya

👤Siswantini Suryandari, Cahya Mulyana 🕔Rabu 02 Desember 2020, 06:57 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan kemarahannya dalam Twitter atas aksi sekelompok orang yang telah mendatangi rumahnya dan mengganggu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya