Rabu 20 Januari 2016, 05:05 WIB

Sulit Tangkal Aliran Dana Teroris

(Wib/Adi/P-4) | Politik dan Hukum
Sulit Tangkal Aliran Dana Teroris

ANTARA/BASRI MARZUKI

 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui pemerintah sulit memantau aliran dana asing yang masuk ke Indonesia untuk keperluan aksi terorisme. Salah satunya dana tersebut dimanfaatkan pelaku teror Thamrin. "Pencegahannya, ya, sulitnya karena kita negara terbuka. Tergantung penerima uang. Kan bebas, bisa semua, tergantung tujuannya," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin. Meski begitu, JK mengatakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus berupaya penelusuran terhadap aliran dana yang mencurigakan. Kalau dana itu masuk ke orang yang menjadi bagian dari (kelompok) teroris, pasti dilaporkan ke kepolisian dan diambil tindakan," katanya.

PPATK menemukan aliran dana dari sejumlah negara, seperti kawasan Timur Tengah, untuk membiayai sejumlah teror radikalisme di Tanah Air. Aliran dana tersebut terekam PPATK sejak Juni 2015 hingga sekarang. Bahkan, Ketua PPTK Muhammad Yusuf menyebutkan ada seorang dari negara tetangga di daerah selatan yang mengirimkan dana kepada pelaku teror Thamrin. Dalam kesempatan terpisah, mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) Laksda Purn Soleman B Ponto justru mempertanyakan program-program BNPT tentang deradikalisasi yang belum terserap ke masyarakat sehingga aksi teror terus terjadi.

Pernyataan Ponto diamini pengamat militer dan pertahanan dari Universitas Indonesia Connie Rahakundini. Menurutnya, respons BNPT seakan selalu tertinggal dari Polri dan TNI. "Fungsi BNPT itu penindakan, mengoordinasi penegak hukum lainnya, juga mendeteksi, tapi ini malah tertinggal. Muncul pertanyaan BNPT perlu atau tidak?" ujar Connie. Menurut Connie, yang diperlukan BNPT ialah penguatan peran tidak hanya mencegah dengan program deradikalisasi , tapi aksi tanggap untuk menindak pelaku teror. (Wib/Adi/P-4)

Baca Juga

DOK DPR RI

Wakil Ketua DPR: Kaji Mendalam Rencana Kenaikan PPN

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 23:27 WIB
Muhaimin, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (12/5/2021), menyatakan bahwa pihaknya tidak menginginkan, jika kenaikan PPN ini resmi...
Antaranews.com

Dua Pengedar Uang Palsu di Aceh Ditangkap Polisi di Masjid

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:03 WIB
Masing-masing bernama Iwan TA (43) warga Desa Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan...
Antara

Pengecekan Pendatang Luar Negeri di Bandara Soetta Diperketat

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 12 Mei 2021, 19:25 WIB
Listyo melihat masih ada celah saat kedatangan warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) dari luar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya