Selasa 30 Juli 2019, 11:32 WIB

Praperadilan Kivlan Zen Ditolak Hakim

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Praperadilan Kivlan Zen Ditolak Hakim

Antara/Indrianto Eko Suwarso
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen berjalan dengan kawalan petugas kepolisian.

 

Hakim tunggal Achmad Guntur memutus bahwa praperadilan yang diajukan Kivlan Zen ditolak. Agenda putusan praperadilan sendiri digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada hari ini.

"Maka permohonan pemohon tentang penetapan tersangka dan penangkapan dan penyitaan tidak beralasan. Dan oleh karena itu permohonan pemohon ditolak seluruhnya," kata Guntur saat sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan, Selasa (30/7).

"Mengadili permohonan praperadilan pemohon seluruhnya, dan membebankan biaya praperadilan sebesar nihil. Demikian diputuskan pada Selasa, 30 Juli 2019," imbuhnya.

Kivlan Zen sendiri tidak menghadiri sidang dikarenakan dirinya sedang sakit hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukumnya Tonin Tachta Singarimbun.

"Beliau sedang kurang enak badan kemarin saat ketemu saya tensinya 100/70 jadi beliau sedang saat ini istriahat.”

Sebelumnya, Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen mengajukan praperadilan untuk menggugat Polda Metro Jaya (PMJ) karena keberatan terhadap status tersangka atas kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Kuasa hukum Kivlan meminta hakim tunggal Guntur untuk menggugurkan status tersangka kliennya karena dinilai cacat prosedur. Permohonan Kivlan tercatat dengan nomor perkara 75/Pid.Pra/PN.JKT.SEL. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA

Jaksa Verifikasi Barang Bukti Perkara Pembunuhan Berencana Brigadir J

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:35 WIB
Saat ini, jaksa sedang memverifikasi barang bukti...
MI/RAMDANI

Deklarasi Anies Berdampak Positif, Ribuan Orang Daftar Jadi Kader NasDem

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:28 WIB
Taslim menyampaikan data tersebut berasal dari sistem digital keanggotaan Partai NasDem. Dia meyakini semakin banyak masyarakat yang...
ANTARA

ICJR Sebut ada Unsur Pidana dalam Tragedi Kanjuruhan

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:00 WIB
Menurut Institute for Criminal dan Justice Reform (ICJR) tragedi yang menewaskan 125 orang itu bukan bentuk pelanggaran etik, melainkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya