Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan pihaknya, hingga saat ini, belum memutuskan sikap apakah tetap berada di koalisi Prabowo-Sandi atau menyeberang ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.
Meski demikian, saat ini, Syarief menegaskan partainya masih berada di koalisi Prabowo-Sandi sampai Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan putusan terkait sengketa Pilpres.
"Menyangkut masalah posisi Partai Demokrat, sampai saat ini dan sampai dengan hasil keputusan MK, Partai Demokrat masih di posisi 02 ya," kata Syarief, ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/6).
Lebih lanjut, Syarief mengakui ada pihak yang mempertanyakan posisi partainya saat ini. Pasalnya, selama ini, Demokrat terlihat mesra dengan Koalisi Jokowi-Ma'ruf, di saat pihaknya masih menegaskan posisi di Koalisi Prabowo-Sandi.
Baca juga: Demokrat tak Tutup Kemungkinan Gabung Koalisi Jokowi
Menurutnya, membangun komunikasi politik adalah hal yang lumrah dan bertujuan untuk membangun bangsa.
"Ya, memang begitu. Masa kita karena tidak boleh komunikasi. Ini kan untuk kepentingan rakyat, koalisi itu kan untuk kepentingan rkayat, jadi kita harus komunikasi dgn semua pihak karena membangun bangsa ini kan tidak bisa sendiri harus sama-sama di posisi mana pun ya jadi komunikasi harus jalan terus," kata Syarief.
Syarief mengatakan setelah keputusan MK nantinya, tidak akan menutup kemungkinan jika posisi partai akan berubah. Hal itu bergantung kepada hasil rapat konsolidasi dan rapat paripurna di Majelis Tinggi dan Dewan Pengurus Pusat.
Menurut Hasan, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan posisi partai ke depannya. Pasalnya, selama ini, Demokrat pernah berada di luar maupun di dalam pemerintahan.
"Bisa saja berubah. Kita kan pernah jadi rolling party, kita pernah jadi partai tengah. Sekarang kita menentukan sikap setelah keputusan MK. Tentu kami akan melakukan rapat konsolidasi dan rapat paripurna di DPP," kata Syarief. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved